POS-KUPANG.COM, KUPANG – Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pembinaan olahraga anak usia dini, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Kupang turut berpartisipasi menyukseskan Turnamen Futsal SMP St. Theresia (Speqsanthers) Cup 2 Kategori U-12 Antar-SD dan Klub se-Kota Kupang. Kompetisi yang berlangsung di Lapangan Futsal SMPK St. Theresia Kupang ini digelar sejak tanggal 6 hingga 18 Juni 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pengembangan potensi generasi muda melalui olahraga, sekaligus memperkuat edukasi keselamatan ketenagalistrikan (K2) langsung di tengah masyarakat.
Turnamen yang diikuti oleh puluhan atlet muda dari berbagai sekolah dasar dan klub futsal di Kota Kupang tersebut menjadi ajang pembinaan bakat, peningkatan sportivitas, serta pengembangan karakter anak sejak usia dini. Antusiasme tinggi dari para peserta, pelatih, orang tua, hingga masyarakat umum turut menyemarakkan jalannya kompetisi hingga malam puncak penutupan.
General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa dukungan PLN dalam kegiatan ini melampaui sekadar kontribusi pada bidang olahraga. Menurutnya, menjaga keselamatan anak-anak dan memberikan ruang bagi mereka untuk tumbuh sehat adalah investasi kemanusiaan yang paling berharga.
"Anak-anak adalah masa depan kita, dan energi yang mereka salurkan di lapangan harus kita dukung penuh. Namun yang tidak kalah penting, kami ingin memastikan mereka dapat mengejar mimpi mereka dalam lingkungan yang aman. Kehadiran listrik harus membawa kebahagiaan dan menerangi harapan baru bagi masyarakat, bukan menjadi ancaman karena ketidaktahuan. Lewat momentum ini, kami ingin menyalakan kesadaran sejak dini bahwa peduli keselamatan listrik adalah wujud sayang kita kepada keluarga," ungkap Eko Sulistyono.
Pada malam penutupan dan penyerahan hadiah, PLN UPT Kupang hadir memberikan edukasi interaktif terkait "Bahaya Listrik" kepada seluruh penonton, peserta, dan pengunjung yang memadati lokasi acara.
PLN mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan ketenagalistrikan melalui pesan-pesan sederhana namun krusial melalui media komunikasi visual (spanduk) yang terletak di lapangan pertandingan, seperti, tidak bermain di dekat jaringan listrik, tidak memanjat tiang listrik atau pohon yang dekat dengan kabel, tidak mendekati atau menyentuh kabel listrik yang putus, dan segera melaporkan potensi bahaya listrik kepada PLN melalui aplikasi PLN Mobile
Setelah melalui kompetisi yang sengit dan sportif, turnamen ini melahirkan para juara baru di kategori U-12, yaitu:
* Juara I: Putra Kenari KingMo
* Juara II: Putra Kenari CF
* Juara III: SDI Kenapa
Manager PLN UPT Kupang, Muhammad Husen, menyampaikan bahwa kehadiran PLN dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan untuk terus mendukung kegiatan positif masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan ketenagalistrikan.
"PLN terus berupaya hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata. Speqsanthers Cup 2 menjadi momentum yang sangat baik untuk mendukung lahirnya atlet-atlet muda berbakat, sekaligus menyampaikan pesan keselamatan ketenagalistrikan. Kami berharap anak-anak yang mengikuti kegiatan ini dapat tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, disiplin, dan peduli terhadap keselamatan," ujar Husen.
Apresiasi mendalam juga datang dari Kepala Sekolah SMPK St. Theresia Kupang, Sr. Bergitta Muti, SSpS., S.E., Gr. Ia menyampaikan terima kasih atas kontribusi aktif PLN dalam penyelenggaraan turnamen tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN yang telah mendukung penuh pelaksanaan Speqsanthers Cup 2. Kehadiran PLN tidak hanya menyemarakkan turnamen olahraga anak-anak ini, tetapi juga memberikan edukasi yang sangat berharga mengenai keselamatan listrik bagi semua yang hadir. Kami berharap kerja sama positif ini dapat terus berlanjut demi mendukung pembentukan generasi muda yang unggul," ungkapnya.
Salah satu pengunjung yang hadir pada malam penutupan, Maria Leilani Losak Kelen, mengaku senang bisa menyaksikan rangkaian acara hingga selesai.
"Saya sangat senang bisa menonton pertandingan sampai malam final. Selain seru melihat para juara menerima hadiah, saya juga mendapat informasi penting tentang bahaya listrik dari PLN. Sekarang saya jadi lebih tahu cara menjaga keselamatan di sekitar instalasi listrik dan pentingnya menggunakan listrik dengan aman," tuturnya.
Sinergi antara pembinaan atlet usia dini dan edukasi keselamatan ketenagalistrikan ini menjadi bukti kontribusi PLN dalam menciptakan generasi yang sehat, berprestasi, dan sadar keselamatan.
Langkah ini sekaligus mencerminkan upaya berkelanjutan PLN dalam menghadirkan kinerja terbaik, memperkuat hubungan kemanusiaan yang erat dengan masyarakat, serta memberikan dampak positif bagi pembangunan sumber daya manusia di Nusa Tenggara Timur (NTT). (*)