TRIBUNGORONTALO.COM -- Setelah lama tidak muncul di layar kaca, aktris Manohara Odelia Pinot kini diketahui lebih banyak menghabiskan waktunya untuk mengembangkan berbagai usaha.
Nama Manohara Odelia Pinot pernah menjadi sorotan publik sebagai salah satu aktris populer pada era 2000-an. Perempuan keturunan Amerika Serikat yang akrab dipanggil Mano ini mulai dikenal luas setelah membintangi sinetron berjudul Manohara pada 2009.
Namun, beberapa tahun terakhir Mano memilih mengambil jarak dari gemerlap industri hiburan Indonesia yang sebelumnya membesarkan namanya.
Walau belum memberikan kepastian untuk kembali aktif sebagai pemain sinetron, Mano masih sesekali hadir sebagai narasumber di sejumlah program podcast.
Salah satunya saat ia menjadi tamu dalam podcast Butik Haji Igun yang dibawakan oleh presenter Ivan Gunawan.
Dalam kesempatan tersebut, Ivan menanyakan kembali perjalanan Mano di dunia akting.
"Tapi kamu dulu kan juga sinetron banyak kan Mano sinetron film gitu kan?" tanya Ivan Gunawan.
Mendapat pertanyaan itu, perempuan berusia 32 tahun tersebut menyampaikan bahwa saat ini dirinya sudah tidak mengambil tawaran bermain sinetron.
"Kalau sinetron sih kayaknya udah nggak ya," tegas Mano dikutip dari YouTube C8 Podcast, Senin (22/6/2026).
Mano kemudian menjelaskan alasan dirinya tidak lagi tertarik kembali ke dunia sinetron.
"Waktunya waktunya habis," imbuh aktris kelahiran Jakarta, 28 Februari 1992 ini.
Selama tidak terlihat aktif di dunia hiburan, Mano ternyata fokus membangun bisnis di berbagai sektor.
Ia menyebut perjalanan bisnis tersebut sudah berlangsung selama lebih dari satu dekade.
"Nggak ada kabarnya mungkin di dunia entertainment aja ya. Tapi di belakang layar kerjain bisnis berbagai bidang dan sampai sekarang jalan gitu. Aku mulai pertama kali di tahun 2015. Jadi udah cukup lama ya," tutup Manohara.
Manohara dikenal publik sebagai model sekaligus aktris yang berasal dari Jakarta.
Kariernya di dunia seni peran dimulai melalui sinetron Manohara pada 2009, sebuah tayangan yang mengambil inspirasi dari kisah hidupnya.
Pada tahun yang sama, Mano juga tampil dalam sinetron Doa dan Karunia.
Setelah sempat berhenti sejenak, ia kembali menghiasi layar televisi lewat sinetron Supergirl dan Perempuan Pembawa Berkah.
Kemudian pada 2012, Mano kembali dipercaya membintangi sinetron berjudul Cinta Salsabilla.
Sementara itu, Hidayah Cinema menjadi salah satu proyek sinetron terakhirnya yang tayang pada periode 2013 hingga 2015.
Kariernya tidak hanya berada di layar kaca. Pada 2021, Mano juga tampil dalam film Loe Gue End dengan memerankan karakter Vina.
Dua tahun setelahnya, ia kembali berakting melalui dua film layar lebar yakni Aku Cinta Kamu serta Me & You vs The World.
Sebelumnya pada 2017, Mano sukses membawakan karakter istri cantik dalam film The Guys bersama aktris Pevita Pearce.
Film El yang dirilis pada 2018 tercatat menjadi karya terakhir Mano di dunia perfilman.
Usai meninggalkan rutinitas sebagai aktris, Mano kemudian mengalihkan fokusnya ke dunia bisnis.
Salah satu bidang yang pernah ia jalani adalah usaha penerbitan yang mulai dikembangkan sejak 2015.
"Penerbitan ada, ya kalau penerbitan udah lama sih dari 2015 ya publish kita lebih ke corporate magazine (majalah) jadi lebih ke ya perusahaan-perusahaan yang dulunya majalah kalau sekarang lebih ke pembuatan kontennya mereka sih."
"Kan sudah keluar dari magazine," ujar Manohara dikutip dari YouTube Insertlive, Kamis (7/5/2026).
Selain penerbitan, Mano juga terjun ke sektor makanan dan minuman atau Food and Beverage (FnB).
Dalam bisnis tersebut, ia mengambil peran sebagai investor dan menggandeng orang yang lebih memahami bidang kuliner.
"FNB untungnya saya sebagai investor ya, dan yang menjalankan ini sudah cukup pengalaman di FNB."
"Jadi saya rasa ini jadi opportunity (kesempatan) yang baik, sekalian berbisnis sekalian belajar-belajar," akunya.
Tidak hanya berbisnis, Mano juga aktif dalam kegiatan sosial sebagai relawan di organisasi yang bergerak dalam perlindungan satwa liar.
"Saya sangat aktif menjadi relawan di Jakarta Animal Aid Network (JAAN)," beber sang aktris.
Melalui organisasi tersebut, ia ikut terlibat dalam proses penyelamatan, rehabilitasi, hingga pelepasliaran satwa liar asli Indonesia.
"Dan mereka rehab dan relokasi dan rilis berbagai macam wildlife (satwa liar) khususnya wildlife Indonesia," sambungnya.
Bersama JAAN, Mano pernah ikut dalam aksi pelepasliaran puluhan satwa ke habitat alami.
"Terakhir kita melepas liarkan 64 ekor Makaka ekor panjang. Eks topeng monyet. Jadi itu prosesnya cukup rumit ya, harus direhabilitasi dulu baru bisa dilepas."
Satwa-satwa tersebut sebelumnya diduga menjadi korban eksploitasi manusia.
"Dan harapan kita dengan ini sudah tidak ada lagi Maka ekor panjang dan beruk yang dijadikan topeng monyet karena itu hal yang sangat tidak etikal," tambahnya.