Jelang Tahun Ajaran Baru, Emak-emak di Mamuju Tengah Serbu Toko, Belanja Seragam Anak
Abd Rahman June 22, 2026 10:47 AM

 

TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU TENGAH- Aktivitas jual beli seragam sekolah di kompleks Pasar Topoyo, Desa Topoyo, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, mulai menunjukkan peningkatan menjelang tahun ajaran baru 2026/2027.

Sejumlah kios pakaian mulai ramai didatangi orang tua murid untuk mempersiapkan kebutuhan sekolah anak mereka.

Pantauan di lokasi, Senin (22/6/2026), para pembeli tampak silih berganti mendatangi toko untuk membeli seragam.

Baca juga: Anggota Polres Mateng Peringati HUT Bhayangkara ke-80 dengan Lomba Tangkap Bebek

Baca juga: Pembahasan Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 151, Materi Pertanyaan Identifikasi

Puncaknya paling rame diprediksi akan terjadi pada pertengahan hingga akhir Juli atau sepekan sebelum hari pertama masuk sekolah.

Salah satu pedagang seragam sekolah, Hasan, mengatakan bahwa permintaan mulai mengalami tren kenaikan seiring mendekatnya tahun ajaran baru.

Meski lonjakan terbesar diperkirakan terjadi dalam beberapa minggu ke depan saat orang tua mulai berbondong-bondong membeli perlengkapan sekolah anak.

SERAGAM
TOPI- Sejumlah topi sekolah untuk jenjang SD hingga SMP tampak dijual di salah satu kios di Pasar Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, menjelang tahun ajaran baru 2026/2027. Berbagai perlengkapan sekolah seperti seragam, dasi, dan topi mulai ramai dicari orang tua murid untuk memenuhi kebutuhan anak-anak mereka. Pedagang menyebutkan, penjualan perlengkapan sekolah biasanya akan semakin meningkat mendekati hari pertama masuk sekolah seiring tingginya permintaan dari masyarakat.

Hasan yang telah bertahun-tahun berjualan di lokasi tersebut menjelaskan  harga seragam sekolah bervariasi tergantung jenis bahan yang dipilih pembeli.

Bahan paling ekonomis seperti kain tisu dijual sekitar Rp250 ribu hingga Rp300 ribu per pasang.

Sedangkan bahan yang lebih berkualitas seperti palestra bisa mencapai Rp450 ribu per pasang.

Ia menambahkan, jika dibeli secara terpisah, harga celana berkisar antara Rp120 ribu hingga Rp180 ribu.

Sementara baju dijual mulai Rp100 ribu hingga Rp140 ribu, dengan perlengkapan tambahan seperti dasi SD dibanderol Rp20 ribu, dasi SMA Rp30 ribu, serta topi sekolah seharga Rp30 ribu.

Beberapa orang tua murid mengaku sengaja datang lebih awal untuk berbelanja guna menghindari kepadatan pembeli menjelang tahun ajaran baru, sekaligus memastikan kebutuhan anak-anak mereka terpenuhi tanpa harus terburu-buru di saat puncak keramaian.

Salah seorang pembeli, Amel, mengatakan dirinya membeli seragam, dasi, dan perlengkapan lainnya untuk anaknya dengan total belanja mencapai sekitar Rp1 juta.

Sebagai persiapan menyambut tahun ajaran baru agar tidak kewalahan saat mendekati hari masuk sekolah.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.