TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kasus asusila di SLBN Muaro Jambi pada Juni 2026, ternyata bukan yang pertama.
Pada 2016 lalu, 9 siswa Sekolah Luar Biasa atau SLB Muaro Jambi jadi korban pelecehan seksual di sekolah.
Terkini, seorang siswi SLBN Muaro Jambi jadi korban asusila oknum penjaga sekolah.
Siswi disabilitas berinisial N (18), dilecehkan oknum penjaga sekolah.
Kabar yang beredar, siswi Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Muaro Jambi itu diancam sehingga tak berani menceritakan yang dialaminya pada siapapun.
Modus oknum penjaga sekolah melecehkan N dengan menyuruh N untuk menyapu area sekolah saat sekolah sedang sepi.
Terduga pelaku melakukan kontak fisik dengan korban N secara paksa.
Baca juga: Kabarnya Siswi SLB di Muaro Jambi Jadi Korban Asusila Oknum di Sekolah
Baca juga: Layanan M-Banking Bank Jambi Segera Dibuka, Al Haris Minta APH Sikat Pelaku
Kabarnya kasus ini sudah dilaporkan ke pihak kepolisian, sementara korban N mengalami trauma atas kejadian memilukan yang menimpanya.
Pada 2016 lalu, 9 siswa SLB jadi korban pelecehan seksual oleh oknum guru.
Korban yang berusia kisaran 12-21 tahun hjadi korban pelecehan seksual oknum guru.
Bahkan oknum guru berinisial S itu sempat dilaporkan ke pihak sekolah, namun tak ditanggapi.
Kasus ini jadi perhatian Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). (*)
Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi
Baca juga: Kabarnya Siswi SLB di Muaro Jambi Jadi Korban Asusila Oknum di Sekolah
Baca juga: Layanan M-Banking Bank Jambi Segera Dibuka, Al Haris Minta APH Sikat Pelaku