Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Pasuruan Berburu Bibit Atlet Tenis Meja
Haorrahman June 22, 2026 10:57 AM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan - Peringatan Bulan Bung Karno 2026 di Kabupaten Pasuruan tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial.

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan memilih memperingatinya melalui ajang olahraga dengan menggelar Kejuaraan Tenis Meja Sukarno Cup sebagai wadah menjaring bibitatlet potensial.

Kegiatan berlangsung di Gedung Serba Guna Kelurahan Pandaan, Kecamatan Pandaan, sejak Sabtu (20/6/2026) hingga Minggu (21/6/2026) sore.

Ketigatan itu terselenggara berkat sinergi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan bersama KONI dan PTMSI.

Selain mengenang jasa dan semangat perjuangan Proklamator RI, turnamen ini juga menjadi sarana pembinaan atlet sekaligus mendorong tumbuhnya prestasi olahraga di daerah.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan Arifin mengatakan, Bulan Bung Karno menjadi momentum yang tepat untuk menanamkan nilai perjuangan, disiplin, dan semangat berkompetisi kepada generasi muda melalui olahraga.

Baca juga: Peringatan Bulan Bung Karno di Jember Berlangsung Meriah, Ada Gelaran Fun Run Hingga Lomba eSports

Menurutnya, olahraga tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga membentuk karakter, sportivitas, dan mental pantang menyerah yang menjadi bagian dari nilai-nilai perjuangan Bung Karno.

“Melalui Sukarno Cup ini kami ingin memberikan ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kami berharap dari kejuaraan ini lahir atlet-atlet potensial yang nantinya mampu membawa nama baik Kabupaten Pasuruan di tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya, Senin (22/6/2026).

Turnamen dibagi menjadi dua kategori utama, yakni pertama diperuntukkan bagi pelajar se-Kabupaten Pasuruan, sementara kategori kedua adalah Ganda Divisi 6 se-Jawa Timur yang diikuti atlet-atlet dari berbagai daerah.

Antusiasme peserta terlihat cukup tinggi sepanjang pelaksanaan kegiatan.

Pada kategori pelajar, tercatat sebanyak 26 peserta ambil bagian, terdiri atas 11 peserta SD putra, lima peserta SD putri, enam peserta SMP putra, dan empat peserta SMP putri.

Sementara itu, kategori Ganda Divisi 6 se-Jawa Timur menjadi ajang yang paling menyedot perhatian.

Sebanyak 52 pasangan atau 104 atlet dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Timur turut ambil bagian dalam persaingan yang berlangsung ketat selama dua hari.

Baca juga: Bulan Bung Karno, PDIP Jatim Tanam 1.000 Pohon di Lereng Gunung Semeru

Selain menjadi arena perebutan gelar juara, kompetisi ini juga menjadi ruang bertemunya para atlet dari berbagai daerah untuk saling bertukar pengalaman dan meningkatkan kualitas permainan.

Kehadiran atlet luar daerah turut memberikan tantangan tersendiri bagi atlet-atlet lokal dalam mengukur kemampuan mereka.

Arifin menambahkan, pembinaan olahraga membutuhkan dukungan semua pihak, mulai dari organisasi olahraga, pemerintah, sekolah, hingga masyarakat.

Karena itu, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar proses pencarian dan pembinaan atlet berjalan lebih optimal.

“Prestasi tidak lahir secara instan. Dibutuhkan wadah kompetisi yang rutin agar atlet-atlet muda memiliki kesempatan berkembang dan mengasah kemampuannya,” katanya.

Sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta, panitia menyiapkan hadiah pembinaan senilai puluhan juta rupiah serta trofi bagi para pemenang di setiap kategori.

Penghargaan tersebut diserahkan pada penutupan turnamen setelah seluruh pertandingan selesai digelar.

“Melalui Sukarno Cup 2026, kami berharap semangat juang yang diwariskan Bung Karno dapat terus hidup di kalangan generasi muda,“ tutupnya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.