TRIBUNNEWS.COM - Di tengah ketatnya persaingan menuju gelar juara Piala Dunia 2026, sejumlah bintang sepak bola dunia juga sedang memburu pencapaian pribadi yang berpotensi mengubah buku sejarah. Dari Lionel Messi yang menyamai rekor gol Miroslav Klose hingga Cristiano Ronaldo yang terus memecahkan batas usia, turnamen kali ini menjadi arena perebutan rekor lintas generasi.
Sebut saja Cristiano Ronaldo (41), Lionel Messi (38), Harry Kane (32), Kylian Mbappe (27), Jonathan David (27), hingga Crysencio Summervile (24). Mereka saling bersaing untuk sebuah pencapaian tim maupun individu, pemain terbaik, top skor, hingga berbagai rekor yang mungkin belum tercipta sebelumnya.
Football Enthusiast, Bayu Ajianto pernah berbicara dalam podcast Tribunnews bertajuk Super Taktik: Prediksi Grup A-F Piala Dunia 2026, Last Dance Cristiano Ronaldo vs Lionel Messi tentang sebuah ambisi yang tak pernah habis.
Menurutnya, ada tiga yang memengaruhi para pemain veteran dapat bersaing dengan pemain muda sejauh ini.
"Konsistensi mereka dinilai berdasarkan dari tiga faktor, kualitas individu di atas rata-rata, kemampuan adaptasi terhadap perubahan sepak bola, dan mentalitas juara yang tidak pernah puas meski sudah meraih berbagai penghargaan bergengsi," kata Bayu di kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.
Sejumlah pemain di atas telah membuktikan kapasitasnya sebagai predator di lini pertahanan lawan, terkecuali sang megabintang dan kapten Portugal, Cristiano Ronaldo yang belum menghasilkan gol pada matchday pertamanya.
Lionel Messi langsung hattrick, Mbappe dan Kane kompak cetak brace.
Torehan itu mengantarkan mereka ke pintu sejarah yang baru di Piala Dunia.
Baca juga: Piala Dunia 2026 Sudah Catat 8 Kartu Merah, Samai Total Edisi 2018 dan 2022
Lionel Messi kini sudah mencetak 16 gol, sama dengan pencapaian Miroslav Klose (Jerman) sebagai pencetak gol terbanyak di Piala Dunia sejak tahun 2014. Namun Messi memainkan 3 pertandingan lebih banyak (27 laga) daripada Klose untuk menghasilkan jumlah gol tersebut.
Messi masih memiliki peluang melampaui capaian tersebut dan mencatatkan rekor baru, dengan minimal dua laga lagi di babak fase grup.
Apalagi lawan yang akan dihadapi mereka terpaut cukup jauh dalam hal ranking FIFA.
Di bawah Messi ada Kylian Mbappe yang sedang mengintai dan siap menyalip.
Kapten Prancis berusia 27 tahun itu telah mengemas 14 gol, dan ia tercatat sebagai pencetak gol terbanyak dengan koleksi 58 gol untuk Les Bleus -julukan Prancis-.
Di sisi lain, kapten Inggris, Harry Kane tidak mau ketinggalan.
Top skor Bundesliga musim lalu itu membuktikan kapasitasnya di lapangan pada panggung Piala Dunia.
Saat melawan Kroasia di laga pembuka Grup L, Harry Kane mencetak dua gol dalam kemenangan 4-2 skuad Thomas Tuchel.
Ia bisa melewati Gary Lineker sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa The Three Lions di Piala Dunia dengan koleksi 10 gol. Rinciannya enam gol di Piala Dunia 2018, dua gol (2022), dan dua gol di Piala Dunia 2026 hingga pekan pertama.
Pertandingan melawan Kroasia beberapa waktu lalu juga menandai penampilan ke-115 Kane untuk Inggris, menyamai rekor David Beckham sebagai pemain dengan penampilan terbanyak untuk The Three Lions.
Kane juga menyamai rekor Beckham (1998, 2002, 2006) dalam hal lainnya, yakni menjadi pemain Inggris kedua yag mencetak gol di tiga edisi Piala Dunia yang berbeda.
Kylian Mbappe bersaing dengan jajaran nama elit di atas dalam persaingan sepatu emas atau top skor di Piala Dunia 2026.
Apakah dia akan menjadi pemain pertama yang berhasil meraihnya dalam dua edisi beruntun?
Sejauh ini, perlombaan untuk sepatu emas terbilang kompetitif. Masih ada penyerang Jerman, Deniz Undav dan Jonathan David yang telah mencetak tiga gol dalam dua pertandingan.
Penyerang Spanyol, Mikel Oyarzabal juga cukup kompetitif dengan dua gol dan satu assistnya dalam dua laga.
Total dalam 10 pertandingan terakhir untuk Spanyol, Oyarzabal hanya absen cetak gol dalam dua laga. Dia sudah menghasilkan 11 gol dan 5 assist dari jumlah pertandingan tersebut.
Di level lain, masih ada Erling Haaland, Vinicius Junior, Matheus Cunha, Ayase Ueda (top skor Eredivisie) yang siap bersaing dengan Mbappe.
Cristiano Ronaldo yang bermain sejak menit pertama melawan Kongo mencatatkan namanya di buku sejarah Piala Dunia sebagai pemain outfield tertua yang memulai pertandingan.
Saat itu usianya 41 tahun 132 hari. Rekor sebelumnya dipegang oleh Atiba Hutchinson dari Kanada pada usia 39 tahun 296 hari ketika menjadi starter di Piala Dunia 2022 dalam pertandingan grup melawan Kroasia.
Satu lagi, jika ia berhasil mencetak gol di Piala Dunia 2026, itu akan menjadi sebuah rekor baru karena selalu mencetak gol dalam enam edisi yang berbeda sejak tahun 2006.
(Tribunnews.com/Sina)