Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Ribuan massa aksi dari Aliansi Masyarakat Lampung (Amal MBG) dukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilanjutkan.
Baca Juga: Pekerja Dapur MBG Bandar Lampung Minta Tak Hentikan Program Saat Libur Sekolah
Ribuan massa aksi mayoritas emak-emak berbaju putih menggeruduk Tugu Adipura untuk menyampaikan asipirasi, Senin (22/6/2026) pukul 10.11 WIB.
Meski terik matahari menyengat, massa aksi tetap bersemangat.,
Terlhat ada emak-emak yang membawa anak-anaknya untuk mengikuti unjuk rasa damai tersebut.
Teriakan dari para massa aksi membuat riuh suasana.
Massa aksi membentangkan spanduk diantaranya "Tangkap dan adili koruptor MBG, korupsi merampas hak anak untuk mendapatkan makanan bergizi".
"Laksanakan pasal 34 UU 1945 sumber daya untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat".
"Pak Prabowo jangan stop MBG, program ini harapan jutaan anak Indonesia, cerdas, sehat, siap membangun negeri".
Yunanda, Humas Aliansi Masyarakat Lampung Dukung MBG (Amal MBG) mengatakan, pihaknya menyampaikan aspirasi dari masyarakat rakyat kecil yang memang penerima manfaat dari MBG itu sendiri.
Massa aksi yang hadir ada ribuan orang diantaranya pekerja di dapur-dapur SPPG.
"Makanya hari ini kami turun ke jalan untuk menuntut program makan bergizi gratis dan program-program bansos lainnya itu yang pro-rakyat, itu tetap diteruskan," kata Yunanda saat diwawancarai di tugu Adipura, Kota Bandar Lampung, Senin (22/6/2026).
Yunanda menjelaskan bahwa Amal MBG meminta kepada Presiden Prabowo Subianto agar program jangan pernah disetop.
"Kami dari masyarakat Lampung mendukung Bapak Presiden untuk meneruskan program-program pro rakyat," ucapnya.
Massa aksi beralasan karena masyarakat membutuhkan program MBG.
Ia mencontohkan bahwa di Kelurahan Panjang ada anak yang memang sangat membutuhkan MBG.
"Jadi dia atau anak itu datang ke sekolah dengan perut lapar tanpa uang jajan, dapat MBG, pulang bisa mendapatkan sisa-sisanya," kata Yunanda.
Terkait isu bahwa MBG bakal diganti uang, pihaknya tetap menyebut bahwa makanan yang terbaik dari pada uang.
"Karena manfaatnya itu sangat besar, terutama buat masyarakat kecil," ucapnya.
"Bagi SPPG nakal, para koruptor MBG harus diadili seadil-adilnya. Benahi tata kelola MBG dan itu permasalahan juga," papar Yunanda.
Ia mengatakan, selain program MBG ini, program pro rakyat lalainnya harus dikelola dengan baik dan transparan.
(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)