104 Insan Pendidikan di Anambas Terima Penghargaan, Bupati Soroti Tantangan di Kepulauan
Septyan Mulia Rohman June 22, 2026 02:07 PM

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Keterbatasan akses dan fasilitas pendidikan di wilayah kepulauan masih menjadi tantangan bagi tenaga pendidik dan pelajar dalam menjalankan tugas mencerdaskan generasi penerus bangsa di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). 

Hal tersebut disampaikan Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, saat menghadiri Malam Apresiasi Pendidikan yang digelar pada Minggu (21/6/2026). 

Dalam kesempatan itu, Aneng menyoroti berbagai kendala yang masih dihadapi dunia pendidikan di daerah kepulauan, terutama terkait akses transportasi dan pemerataan layanan pendidikan. 

Menurutnya, kondisi geografis Anambas yang terdiri dari banyak pulau membuat sebagian pelajar harus menempuh perjalanan laut untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar. 

Hingga saat ini, masih terdapat anak-anak yang tinggal di satu pulau namun harus bersekolah di pulau lainnya karena keterbatasan fasilitas pendidikan di daerah tempat tinggal mereka. 

Kondisi tersebut membuat aktivitas belajar para pelajar sangat bergantung pada cuaca dan kondisi perairan. 

Ketika cuaca memburuk, perjalanan menuju sekolah menjadi lebih berisiko dan sering kali menghambat aktivitas belajar. 

"Jika cuaca hujan dan gelombang kencang, itu menjadi tantangan tersendiri buat anak-anak kita," kata Aneng. 

Ia menilai perjuangan para pelajar dan tenaga pendidik di wilayah kepulauan patut mendapat perhatian dan penghargaan dari pemerintah daerah. 

Menurutnya, para guru tetap menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab meski harus menghadapi berbagai keterbatasan sarana dan akses transportasi. 

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas setiap akhir tahun ajaran rutin memberikan penghargaan kepada tenaga pendidik dan pelajar yang berprestasi. 

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi mereka dalam memajukan dunia pendidikan di daerah. 

"Melalui apresiasi ini, kami ingin memberikan penghargaan kepada tenaga pendidik, pelajar, dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kepulauan Anambas," ujar suami dari Sinta. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Anambas, Tony Karnain, menjelaskan terdapat 104 penerima penghargaan dalam Malam Apresiasi Pendidikan tahun 2026. 

Penerima penghargaan tersebut berasal dari berbagai unsur, mulai dari sekolah, camat, kepala desa, tenaga pendidik hingga pelajar yang dinilai berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan. 

Tony mengatakan seluruh penerima penghargaan dipilih berdasarkan indikator penilaian yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan. 

"Ada indikator penilaiannya, seperti keaktifan dalam dunia pendidikan, kolaborasi dengan pihak sekolah dan peduli dengan pelajar," kata Tony. 

Ia menjelaskan proses penilaian dilakukan selama satu tahun penuh oleh Dinas Pendidikan dengan mempertimbangkan berbagai aspek kinerja, kontribusi, dan kepedulian terhadap pengembangan pendidikan.  

"Penilaian dilakukan sepanjang tahun oleh tim Dinas Pendidikan sehingga penghargaan ini diberikan kepada mereka yang memang menunjukkan dedikasi dan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Anambas," ujar Tony. 

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat para tenaga pendidik, pelajar, serta seluruh pemangku kepentingan pendidikan terus meningkat.

Sehingga kualitas pendidikan di Kabupaten Kepulauan Anambas semakin maju dan merata hingga ke seluruh wilayah kepulauan. (TRIBUNBATAM.id/Ihsan Imaduddin)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.