Jakarta (ANTARA) - Massa unjuk rasa Emak Muda (Emud) Bersatu akhirnya membubarkan diri tepat pukul 13.15 WIb diiringi sholawatan usai melakukan penyampaian aspirasi dan aksi damai di kawasan Monas Jalan Medan Merdeka Selatan sejak pukul 10.00 WIB.

Seribuan emak muda menggunakan kaos putih dengan kerudung merah menyampaikan aksi lewat spanduk serta poster bentuk dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Mereka juga memberikan dukungan penuh kepada program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) serta membawa alat dapur serta sayuran sebagai simbol program MBG sangat bermanfaat bagi rakyat.

Peserta aksi juga memperagakan aksi bunga mawar sebagai bentuk dukungan kepada Presiden Prabowo Subianto yang menjalankan sejumlah program Pro Rakyat.

Selain orasi secara bergantian, para orator juga membacakan puisi tentang manfaat program kerakyatan yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Aksi unjuk rasa damai ini dimulai pukul 10.00 WIB yang dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

“MBG sudah terbukti berperan dalam mendukung stunting. Semua sudah merasakan manfaat MBG,” kata orator Oktasari Sabil di Jakarta, Senin.

Spanduk bertuliskan emak-emak mendukung MBG untuk generasi cerdas, mendukung program Indonesia Emas 2045.

“Jangan sentuh Presiden Prabowo, kami mendukung program pro kerakyatan,” kata dia.

Setelah selesai melakukan aksi damai penyampaian pendapat, peserta aksi membubarkan diri dan memungut sampah yang ada di sekitar mereka.

Sebelumnya seribuan Emak Emak Muda (EMUD) Bersatu menyatakan delapan poin tuntutan dalam aksi unjuk rasa yang dilakukan di Jalan Medan Merdeka Selatan yang digelar pada Senin.

“Kami merupakan kumpulan para ibu muda yang peduli terhadap masa depan
anak-anak, keluarga, dan bangsa Indonesia,” kata Korlap Dewi saat orasi di Jakarta, Senin.

Ia menyatakan tuntutan pertama adalah mendesak percepatan pembahasan dan pengesahan Undang-Undang Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kami mendukung program MBG karena menyangkut masa depan generasi Indonesia. Program ini harus memiliki landasan hukum yang kuat agar pelaksanaannya semakin baik, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” kata dia.

Kedua, mendesak percepatan pengesahan Undang-Undang Perampasan Aset Koruptor.

Ia mengatakan rakyat sudah terlalu lama menunggu langkah tegas terhadap koruptor. Uang negara yang dicuri harus
dikembalikan untuk kepentingan rakyat, bukan hanya pelakunya yang dihukum.

Ketiga mendukung Koperasi Merah Putih. Pihaknya berharap program ini dapat menjadi sarana bagi masyarakat kecil, UMKM, petani, nelayan, dan ibu rumah tangga untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.

Keempat, mendukung program Sekolah Rakyat.
Masih banyak anak dari keluarga kurang mampu yang membutuhkan akses pendidikan yang layak.

“Kami mendukung program ini agar semakin banyak anak Indonesia yang mendapatkan kesempatan belajar dan meraih masa depan yang lebih baik,” kata dia.

Kelima mendukung percepatan ketahanan pangan nasional dan Proyek Strategis Nasional.
Ketersediaan pangan dan pembangunan infrastruktur merupakan kebutuhan penting bagi masa depan Indonesia.

“Program yang bermanfaat bagi rakyat harus terus dikawal dan dipercepat,” kata dia.

Massa Emak Muda (Emud) Bersatu dalam aksi mendukung program Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Monas, Jalan Medan Merdeka Selatan pada Senin (22/6/2026). (ANTARA/Mario Sofia Nasution)

Keenam, pihaknya mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan bangsa dan melawan segala bentuk provokasi.

Menurut dia perbedaan pandangan tidak boleh memecah belah persaudaraan sesama anak bangsa. Indonesia membutuhkan
persatuan untuk terus maju.

Ketujuh mendesak Presiden Prabowo Subianto melakukan evaluasi terhadap menteri dan wakil menteri yang tidak menunjukkan kinerja maksimal.

“Program yang baik membutuhkan pelaksana yang baik. Karena itu, pejabat yang tidak mampu bekerja sesuai harapan rakyat perlu dievaluasi dan diganti,” kata dia.

Kedelapan, mendukung keberlanjutan kepemimpinan Prabowo–Gibran.

“Kami menilai berbagai program yang sedang berjalan perlu mendapat kesempatan untuk dilanjutkan dan disempurnakan demi kesejahteraan rakyat,” kata dia.

Ia mengatakan aksi damai ini,pihaknya ingin menyampaikan bahwa para ibu muda tidak hanya mengurus keluarga, tetapi
juga peduli terhadap arah pembangunan bangsa.

“Kami berharap pemerintah mendengar suara rakyat dan terus mempercepat program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata dia.