-- Di balik luka berat yang dideritanya, YTR (29), perempuan korban dugaan penyekapan dan penganiayaan oleh pacarnya di Bandung, masih sempat menyampaikan permintaan maaf kepada keluarganya.
Meski dalam kondisi memprihatinkan, YTR disebut masih menunjukkan ketegaran dan harapan untuk memulai kembali hidupnya.
Adik kandung korban, Syahrul Ulum (26), mengatakan kalimat pertama yang disampaikan YTR justru bukan amarah, melainkan permintaan maaf kepada keluarga.
"Kalimat pertama yang keluar itu, dia bilang minta maaf. Dia juga bilang pengen bisa lihat lagi, pengen bisa melihat lagi," ujar Syahrul, Senin (22/6/2026).
Menurut Syahrul, kakaknya juga sempat mengungkapkan keinginan sederhana setelah pulih, yakni membuka usaha kecil.
Ia menyebut YTR ingin berjualan sembako karena menyadari tidak lagi bisa bekerja seperti sebelumnya.
"Dia bilang nanti kalau ada rezeki pengen membuka warung sembako, pengen dagang," katanya.
Luka Berat di Wajah YTR diduga mengalami penyekapan dan penganiayaan oleh kekasihnya berinisial TH (30) sejak 2023 hingga 2026.
Selama periode tersebut, korban diduga dipindahkan dari satu lokasi ke lokasi lain di wilayah Bandung dan sekitarnya sehingga keberadaannya tidak diketahui keluarga.
Kasus ini baru terungkap pada Rabu (10/6/2026) malam setelah keluarga menerima pesan dari nomor tak dikenal yang mengabarkan bahwa YTR berada di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Saat mendatangi rumah sakit, keluarga menemukan korban dalam kondisi memprihatinkan dengan sejumlah luka di tubuhnya.
Syahrul mengaku terpukul saat pertama kali melihat kondisi kakaknya.
Ia menyebut luka yang dialami YTR sangat parah, terutama di bagian wajah dan kepala.
Menurutnya, keluarga bahkan sempat tidak mengenali kondisi korban akibat luka yang begitu serius.
Ia juga menggambarkan kondisi medis yang dialami kakaknya, termasuk cedera di area wajah yang sangat berat hingga membutuhkan penanganan intensif.
Kondisi Keluarga Syok Peristiwa ini juga membuat kedua orangtua korban mengalami syok berat.
Sejak YTR dirawat di rumah sakit, orangtuanya disebut terus mendampingi dan belum pulang ke rumah.
Keluarga mengaku masih tidak percaya dengan apa yang terjadi pada YTR, yang selama ini dikenal sebagai sosok baik dan tidak pernah memiliki masalah.
"Enggak ada manusia yang setega itu," kata Syahrul.
Di lingkungan keluarga dan tempat kerjanya, YTR dikenal sebagai perempuan pekerja keras dan cerdas, terutama dalam bidang matematika.
Kemampuannya membuat kariernya sempat berkembang dari posisi produksi hingga diangkat menjadi staf, bahkan disebut berpotensi naik jabatan menjadi leader.
Keluarga kini berharap YTR bisa segera pulih dan mendapatkan keadilan atas peristiwa yang menimpanya.
#penyekapan #bandung #kriminal