TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dua anggota polisi dari Satuan Lalu Lintas Polresta Jambi diserang oleh orang tak dikenal (OTK) saat sedang menjalankan tugas pengaturan lalu lintas di kawasan Pasar Angso Duo, Kota Jambi, Senin (22/6/2026) pagi.
Akibat serangan tersebut, satu anggota polisi dilaporkan mengalami luka bacok dan harus menyelamatkan diri dari kejaran pelaku.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB di simpang depan TK Putra I Kota Jambi, Jalan Sultan Thaha, tepat di kawasan Pasar Angso Duo.
Seorang pedagang di sekitar lokasi, Ansori, mengatakan pelaku awalnya berjalan kaki dari arah Jembatan Gentala Arasy menuju Pasar Angso Duo.
“Pelaku tadi jalan dari arah bawah, tidak pakai sandal. Dia membawa senjata tajam berupa semurai panjang dan dua bilah pisau,” ujar Ansori.
Menurutnya, setibanya di lokasi, pelaku tiba-tiba menyerang dua anggota polisi yang saat itu sedang bertugas mengatur arus lalu lintas.
“Kedua polisi langsung berusaha menyelamatkan diri ke arah area parkir pasar. Salah satu di antaranya terkena bacokan menggunakan semurai panjang yang dibawa pelaku,” katanya.
Baca juga: Dipanggil Prabowo ke Istana, Dirut PLN Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa
Baca juga: PPDB Batang Hari 2026/2027 Diperketat, Hanya 12 SD dan 4 SMP Terapkan Pendaftaran Online
Ansori menambahkan, salah seorang anggota polisi sempat terjatuh saat berusaha menghindari serangan. Namun, anggota tersebut berhasil bangkit dan melarikan diri dari kejaran pelaku.
Tidak hanya anggota polisi, sejumlah warga di sekitar lokasi juga mengaku sempat merasa terancam karena pelaku mengejar orang-orang yang berada di sekitar tempat kejadian.
“Dia juga sempat mengejar warga. Sepertinya kondisinya tidak normal. Kami juga tidak mengenal orang itu, baru terlihat hari ini di sini,” ungkap Ansori. (Tribunjambi.com/Rifani Halim)
Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi
Baca juga: Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Tiba di Kejari, Rompi Oranye Roy Suryo Diprotes
Baca juga: Dipanggil Prabowo ke Istana, Dirut PLN Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa