Berusia 100 Tahun, Nenek Rohaya Jadi Wisudawati Tertua di Baturaja OKU
Welly Hadinata June 22, 2026 06:27 PM

SRIPOKU.COM, BATURAJA – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mewisuda sebanyak 598 peserta Sekolah Lansia dalam sebuah prosesi yang digelar di Gedung Kesenian Baturaja, OKU, Sumsel, Senin (22/6/2026). 

Dari ratusan peserta tersebut, Rohaya, warga Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya yang berusia 100 tahun, tercatat sebagai wisudawati tertua.

Suasana wisuda berlangsung meriah layaknya wisuda perguruan tinggi. Para lansia mengenakan atribut wisuda dan mendapat dukungan penuh dari keluarga yang hadir. Sejumlah keluarga bahkan memberikan buket bunga sebagai bentuk apresiasi dan kasih sayang kepada orang tua mereka.

Rohaya sempat hadir mengikuti acara, namun karena kondisi fisiknya yang sudah tidak memungkinkan untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, ia harus lebih dahulu meninggalkan lokasi dengan dipapah anggota keluarganya.

Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Selatan, dr. Arios Saplis, mengatakan Kabupaten OKU menjadi daerah pertama di Sumatera Selatan yang mewisuda peserta Sekolah Lansia dalam jumlah terbesar.

"Sebanyak 598 lansia diwisuda secara serentak. Ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan Lansia SMART, yaitu sehat, mandiri, aktif, dan produktif," ujarnya.

Bupati OKU, Teddy Meilwansyah, menjelaskan Sekolah Lansia memberikan berbagai materi pembelajaran, mulai dari kesehatan, keterampilan, keagamaan hingga wawasan digital. Program tersebut bertujuan mendorong para lansia tetap aktif dan produktif di tengah masyarakat.

"Para lansia tetap semangat belajar meskipun telah memasuki usia senja. Ini membuktikan bahwa belajar tidak mengenal batas usia," kata Teddy.

Didampingi Ketua TP PKK OKU sekaligus Pembina Sekolah Lansia, Hj. Zwesty Karenia Teddy, Bupati mengaku terharu melihat antusiasme para peserta yang mengikuti prosesi wisuda dengan penuh semangat dan keceriaan.

Menurutnya, program Sekolah Lansia merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memuliakan dan meningkatkan kesejahteraan para lanjut usia.

"Lansia bukan hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek yang mampu mandiri, produktif, dan bermartabat," tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati OKU dan Ketua TP PKK OKU menerima penghargaan serta ucapan terima kasih dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga atas komitmen Pemkab OKU dalam memberikan ruang dan perhatian kepada para lansia.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten OKU, Burhanuddin Lubis, menambahkan saat ini jumlah peserta Sekolah Lansia di Kabupaten OKU telah mencapai lebih dari 1.000 orang.

"Pemkab OKU menargetkan jumlah sekolah maupun peserta terus bertambah setiap tahun agar semakin banyak lansia yang memperoleh manfaat dari program ini," katanya.

Wisuda Sekolah Lansia tahun 2026 mengusung tema "Mewujudkan Lansia Sehat, Mandiri, Aktif dan Produktif (Lansia SMART)" dengan peserta berasal dari 17 Sekolah Lansia yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten OKU.

Acara juga dimeriahkan dengan penampilan seni tradisional, tarian dan nyanyian yang dibawakan perwakilan lansia dari Desa Tanjung Kemala di hadapan para tamu undangan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.