Marshal Korban Ditampar Murid Rossi Buka Suara, Bingung Gegara Menjadi Viral
Nuryanti June 22, 2026 06:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Ladislav, marshal yang terlibat dalam insiden kontroversial dengan Marco Bezzecchi pada Sprint Race MotoGP Ceko 2026, akhirnya angkat bicara.

Pria yang bertugas di lintasan itu mengaku sempat syok setelah mendadak menjadi sorotan publik dunia akibat kejadian di Sirkuit Brno.

Insiden tersebut terjadi ketika Marco Bezzecchi mengalami kecelakaan di Tikungan 3 pada lap kedua terakhir Sprint Race, Sabtu (20/6) malam WIB.

Saat para marshal berupaya mengevakuasi motor Aprilia milik pembalap Italia itu, situasi tak terduga terjadi dan berujung pada hukuman berat bagi murid Valentino Rossi tersebut.

Sebagai konsekuensinya, pemuncak klasemen sementara MotoGP 2026 itu dijatuhi sanksi larangan mengikuti sisa rangkaian MotoGP Ceko.

Kontroversi tersebut langsung menjadi topik utama paddock dan bahkan lebih banyak dibicarakan dibanding hasil Sprint Race itu sendiri.

Di tengah perhatian besar yang datang dari berbagai penjuru dunia, Ladislav mengaku kondisi fisiknya tidak mengalami masalah.

Namun, ia tidak memungkiri bahwa sorotan masif yang muncul setelah video insiden itu viral sempat membuatnya terpukul.

"Saya baik-baik saja. Pada saat itu saya kaget. Lalu ketika videonya menyebar dan dilihat banyak orang di seluruh dunia, saya merasa terpuruk karena ini sesuatu yang baru bagi saya," ujar Ladislav kepada TNT Sports.

Meski menjadi pihak yang terdampak langsung dalam kejadian tersebut,

Ladislav justru menunjukkan sikap yang cukup bijak. 

Ia mengaku memahami kondisi Bezzecchi yang baru saja mengalami kecelakaan dan berada dalam tekanan tinggi saat balapan berlangsung.

Menurutnya, insiden itu berawal dari kesalahpahaman ketika dirinya menjalankan tugas sebagai marshal untuk mengamankan motor yang terjatuh.

"Dia pasti sedang stres dan saya memahami situasinya. Saya hanya melakukan pekerjaan saya, mendatangi motor dan mengangkatnya," katanya.

Baca juga: Klasemen MotoGP 2026 Terbaru: Marc Marquez Naik Tingkat, Singgasana Marco Bezzecchi Terancam

Ladislav kemudian menjelaskan kronologi dari sudut pandangnya. Saat itu motor Bezzecchi masih dalam kondisi menyala ketika ia mencoba mengevakuasinya dari area lintasan.

"Saya menekan kopling dan mencoba mengangkat motor karena mesinnya masih hidup. Motor kemudian bergerak, jadi saya ingin meletakkannya kembali dan putaran mesinnya naik," jelasnya.

Menurut Ladislav, momen itulah yang kemungkinan memicu kesalahpahaman di pihak Bezzecchi.

"Mungkin dia mengira saya melakukannya dengan sengaja, padahal itu murni kecelakaan. Setelah itu semua orang melihat apa yang terjadi," ujarnya.

Beruntung, situasi tidak berlarut-larut. Bezzecchi telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka pada Minggu pagi. 

Tak hanya melalui pernyataan resmi, rider Aprilia tersebut juga menemui Ladislav secara langsung untuk meminta maaf secara pribadi.

Bagi Ladislav, langkah itu sangat berarti dan menunjukkan itikad baik dari sang pembalap.

"Dia datang menemui saya dan meminta maaf secara pribadi. Saya memahaminya dan mendoakan yang terbaik untuknya. Yang terpenting bagi saya adalah dia meminta maaf," tutur Ladislav.

Insiden di Brno kini tercatat sebagai salah satu kontroversi terbesar MotoGP musim 2026.

Namun setelah permintaan maaf disampaikan dan diterima, baik Bezzecchi maupun Ladislav memilih menutup lembaran tersebut dan fokus melanjutkan aktivitas masing-masing.

(Tribunnews.com/Giri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.