Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ahmad Faisol
TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Presiden RI, Prabowo Subianto, diagendakan akan menutup rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) di Institut Agama Islam (IAI) Syaikhona Kholil, Desa Martajasah, Bangkalan, Madura, Selasa (23/6/2026).
Alun-alun Bangkalan yang diproyeksikan sebagai titik helipad, harus bersih dari para Pedagang Kaki Lima (PKL) untuk memberikan ruang kepada Presiden ke-8 RI itu ketika berjalan kaki memasuki Pendopo Agung.
Kegiatan sosialisasi kepada para PKL agar libur berjualan selama sehari dilakukan sejumlah personel Satpol PP Bangkalan.
Sehingga kawasan Pendopo Agung Bangkalan yang bersebelahan dengan Makodim 0829 di Jalan Letnan Abdullah lengang dari aktivitas masyarakat umum.
"Tadi sudah diberi tahu petugas (satpol PP), besok libur berjualan karena ada Pak Prabowo mau datang ke Bangkalan. Biasanya tempat pendaratan helikopter di alun-alun sisi utara," ujar penjual batagor kepada TribunMadura.com, Moh Solihin, Senin (22/6/2026).
Pantauan di kawasan alun-alun menjelang waktu sore, aktivitas para PKL dan masyarakat umum masih normal.
Tampak sejumlah personel gabungan terdiri dari TNI/Polri, Dinas Perhubungan, hingga satpol PP masih berada di lokasi.
Beberapa personel TNI masih berada di tengah alun-alun untuk bersih-bersih.
Baca juga: Munas-Konbes NU 2026 di Kediri Bahas Pengelolaan Tambang hingga Syarat Calon Ketum PBNU
Pada sisi timur jalan depan alun-alun, kendaraan-kendaraan dinas roda empat terpantau mulai berdatangan ke Pendopo Agung yang akan menggelar rapat koordinasi berkaitan agenda kedatangan Presiden Parobwo.
Kepala Satpol PP Bangkalan, Mohammad Hasbullah, mengungkapkan, sosialisasi atau imabuan kepada para PKL Alun-alun Bangkalan merupakan kegiatan yang sifatnya membantu persiapan untuk pengamanan titik-titik yang akan dilalui Presiden RI Prabowo Subianto.
"Termasuk di area sekitar helipad pak presiden, kami telah mengimbau kepada para PKL di alun-alun agar tidak berjualan di sisi jalan yang dilalui beliau," singkat Hasbul kepada TribunMadura.com.
Baca juga: Cicit Syaikhona Kholil Sambut Positif Bangkalan Madura Jadi Lokasi Penutupan Munas-Konbes NU 2026
Ketua Panitia Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Koferensi Besar Nahdlatul Ulama (Konbes NU) 2026, KH Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, mengecek persiapan lokasi penutupan Munas-Konbes NU di Institut Agama Islam (IAI) Syaikhona Kholil di Desa Martajasah, Bangkalan, Madura, Senin (22/6/2026).
Jalan menuju kampus yang sebelumnya tanpa aspal, mendadak mulus setelah 'disulap' hamparan aspal hotmix.
Gus Ipul didampingi dua cicit Syaikhona Kholil selaku shohibul bait; KH Nasih Aschal (pengasuh Ponpes Syaikhona Kholil) dan KH Imam Buchori Cholil (Rois Syuriah PBNU).
Baca juga: Presiden Prabowo Tutup Munas-Konbes NU di Bangkalan, Warga Harap Implementasi Perpres 80/2019
Ketiganya mengawali pemeriksaan dengan memasuki tenda berukuran besar yang di dalamnya sudah terpasang layar lebar dan ratusan deretan kursi.
"Alhamdulillah persiapan selama seminggu terakhir terus dilakukan, hari ini kami melihat persiapan sudah mencapai 90 persen," ungkap Gus Ipul yang juga menjabat Menteri Sosial RI sekaligus Sekjen PBNU itu.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh dzurriyah Syaikhona Kholil Bangkalan yang membantu begitu luar biasa.
Meskipun waktunya mendadak, namun persiapan untuk penutupan Munas-Konbes NU yang sudah hampir rampung itu disebut Gus Ipul merupakan buah dari kerja keras bersama.
"Akhirnya acara penutupan Munas-Konbes NU 2026 insyaallah akan ditutup dengan menghadirkan Bapak Presiden Prabowo Subianto," tutur Gus Ipul.