Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter
POS-KUPANG.COM, TAMBOLAKA - Camat Loli, Sumba Barat, David Mikael Bolo, S.P mengatakan gempa bumi yang melanda wilayah itu tanggal 17 Juni 2026 tidak menyebabkan adaya korban jiwa, kecuali keretakan kecil pada sejumlah gedung sekolah juga kantor desa.
"Gempa bumi tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Kami persilahkan masyarakat untuk melapor bila gempa bumi tersebut telah mengakibatkan kerusakan rumah dan lain-lain. Namun sampai hari ini belum menerima laporan dari masyarakat tentang adahya kerusakan rumah atau lainnya akibat gempa bumi itu." ujar David, Senin 22 Juni 2026
Selain itu, Camat Loli David mengatakan terjadi permukaan tanah menurun di Dokakaka. Memang sebelumnya sudah ada kejadian tanah turun di lokasi itu.
Tetapi terlihat kejadian baru dimana ada kondisi tanah baru turun setelah kejadian gempa bumi itu.
Baca juga: BPBD Sumba Barat Sebut Gempa Bumi Sebabkan Sejumlah Gedung Pemerintah dan Sekolah Retak
"Memang keberadaannya tidak menimbulkan bahaya bagi masyarakat karena cukup jauh dari rumah warga. Kalau kerusakan besar lain tidak ada, apalagi korban jiwa. Yang terdampak hanya terjadi retakan pada beberapa gedung sekolah dan kantor desa atau kelurahan seperti kantor Lurah Weedabo, Kecamatan Loli, Sumba Barat," ujarnya.
Walau demikian, melalui kesempatan ini, ia mengimbau kepada masyarakat agar melapor bila kejadian gempa bumi tanggal 17 Juni 2026 menyebabkan terjadi kerusakan rumah dan lainnya.
Laporan tersebut sangat penting untuk diteruskan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumba Barat agar bisa mengatasinya. (pet)