Iput Penulis Kalsel Luncurkan Novel 'Patah Hati Tan Malaka': Urai Sisi Humanis sang Bapak Republik
Irfani Rahman June 22, 2026 10:48 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID,BANJARMASIN - Belum banyak orang yang membahas romansa Ibrahim Datuk Sutan Malaka. Dan kali ini, Iput Syaraffudin seorang penulis asal Kalimantan Selatan (Kalsel), menjadi orang yang mengulas kisah yang jarang terungkap Tan Malaka lewat sebuah novel fiksi sejarah berjudul Patah Hati Tan Malaka.

Iput adalah seorang jurnalis asli kelahiran Banjarmasin. Lewat novel perdananya itu, Iput mencoba mengungkap sisi humanis sang Bapak Republik.

Iput Syaraffudin menjelaskan, novel Patah Hati Tan Malaka ini tak sekedar menelusuri kehidupan cinta Tan Malaka yang jarang diungkap, namun ditujukan untuk memaknai sang pahlawan nasional itu sebagai manusia biasa.

"Patah Hati Tan Malaka tidak hanya mengisahkan sejarah dan fiksi, tapi perkembangan pemikiran Tan," ujar Iput dalam bedah buku yang digelar di Gramedia Veteran, Banjarmasin akhir pekan tadi.

Baca juga: BREAKING NEWS- Kebakaran di SMK Nurul Fajeri Haur Gading HSU, Api Berkobar dengan Cepat

Karyanya setebal 292 halaman. Diakui Iput, ia memang ingin buku ini tak terlalu tebal, tapi bisa mengompilasi kehidupan pribadi Tan.

"Menyederhanakan tapi tidak menyepelekan, tidak menghilangkan kedalaman," ucap Iput.

Sandi Firly, novelis, jurnalis dan pelukis senior Banua yang jadi pembicara pada acara bedah buku itu menyampaikan apresiasinya.

Menurutnya, masih sangat jarang ada penulis yang membuat sebuah karya fiksi tentang Tan Malaka.

Seingatnya, baru ada 3 karya fiksi tentang Tan Malaka, pahlawan nasional yang terkenal dengan bukunya 'dari Penjara ke Penjara' dan Madilog itu.

"Dan kita harus bangga karena salah satunya adalah karya anak asli Banua Iput," ujarnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Rahmadhani)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.