Pedagang Bawang Alami Luka Robek Imbas Tabrakan Beruntun di Depan Pasar Induk Tanjung Selor
Cornel Dimas Satrio June 22, 2026 11:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Seorang pedagang bawang merah mengalami luka robek dalam insiden kecelakaan lalu lintas, di Jalan Sengkawit, depan Pasar Induk Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Senin (22/6/2026) siang.

Mobil pengangkut bawang merah tampak terperosok masuk ke dalam parit dengan kondisi miring, di depan Pasar Induk Tanjung Selor. Kondisi ini menyebabkan seorang pedagang mengalami luka ringan dan harus mendapatkan penanganan medis.

Korban diketahui bernama Amrullah Saleh, penumpang mobil pengangkut bawang merah yang saat kejadian sedang berjualan di lokasi.

"Korban atas nama Amrullah Saleh mengalami luka robek di bagian lutut kanan dan luka lecet pada kedua lengan. Korban langsung mendapatkan penanganan medis," ungkap Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rifikoh Yunianto melalui P.S Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan Aipda Hadi Purnomo.

Baca juga: Pengemudi Mobil Diduga Alami Microsleep, Picu Tabrakan Beruntun di Depan Pasar Induk Tanjung Selor

Hadi menjelaskan, insiden tabrakan beruntun bermula ketika minibus yang dikemudikan Ismail diduga mengalami microsleep saat melaju dari arah Tugu Cinta Damai menuju Universitas Kaltara.

Kendaraan tersebut kemudian menabrak mobil pengangkut bawang merah yang sedang parkir di bahu jalan sebelum menghantam dua unit sepeda motor yang juga terparkir di sekitar lokasi.

Meski kendaraan mereka mengalami kerusakan akibat benturan keras, para pengemudi dan pemilik kendaraan lainnya dilaporkan selamat tanpa luka.

Pengemudi minibus (Ismail) dan pengemudi mobil pengangkut bawang (Lais Lamandau) dinyatakan tidak mengalami cedera. Kondisi serupa juga dialami oleh dua pemilik sepeda motor yang ditabrak, yaitu Glen Waworuntu dan Nanik Lestari.

Segera setelah menerima laporan, petugas Polresta Bulungan langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan mengatur lalu lintas.

"Situasi pascakejadian berlangsung aman, tertib dan terkendali. Penanganan lebih lanjut masih dilakukan oleh petugas," kata Hadi Purnomo.

Polisi juga mengimbau para pengendara agar tidak memaksakan diri berkendara saat mengantuk, karena kondisi microsleep sangat berbahaya dan berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

(*)

Penulis : Desi Kartika Ayu

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.