Bobby Nasution Tantang AMPI Sumut Emban Misi Besar, David Luther Siapkan Gerakan Digital
Ayu Prasandi June 23, 2026 12:27 AM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menantang Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Sumut untuk mengambil peran besar dalam mencetak generasi muda yang unggul melalui transformasi digital menuju Indonesia Emas 2045.

Tantangan itu disampaikan Bobby saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) IX dan Pelantikan Pengurus DPD AMPI Sumut periode 2026–2031 di Regale International Convention Centre, Medan, Minggu malam (21/6/2026). 

Bobby menegaskan, pemuda harus berada di garda terdepan dalam menghadapi berbagai persoalan daerah, seperti penyalahgunaan narkoba, judi online, hingga maraknya pengiriman tenaga kerja ilegal ke luar negeri.

"Pemuda tidak boleh menjadi bagian dari masalah, tetapi harus menjadi bagian dari solusi. Narkoba, judi online, dan pengiriman tenaga kerja ilegal adalah persoalan serius yang harus kita hadapi bersama," kata Bobby.

Menurutnya, digitalisasi menjadi salah satu jalan untuk melahirkan generasi muda yang produktif, inovatif, dan memiliki daya saing tinggi. Karena itu, ia mendorong AMPI Sumut di bawah kepemimpinan dr David Luther Lubis agar menjadi motor penggerak perubahan tersebut.

Bobby menyebut Pemerintah Provinsi Sumut siap mendukung berbagai program kepemudaan, terutama yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengembangan teknologi digital.

"Kalau berbicara digitalisasi, peningkatan kapasitas SDM, dan masa depan anak muda Sumatera Utara, pemerintah siap mendukung melalui kebijakan, fasilitas, program, maupun penghargaan bagi mereka yang berprestasi," ujarnya.

Bobby juga mengapresiasi kepemimpinan David Luther Lubis yang dinilai mampu membawa AMPI Sumut menjadi organisasi pemuda yang aktif, solid, dan diperhitungkan secara nasional.

Ketua DPD AMPI Sumut periode 2026–2031, dr David Luther Lubis, menyatakan kesiapan AMPI menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun generasi muda yang berkarakter, produktif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Menurut David, persoalan narkoba, judi online, kriminalitas, hingga tenaga kerja ilegal tidak cukup diselesaikan dengan penindakan semata, tetapi juga membutuhkan pembangunan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.

"Arahan Pak Gubernur merupakan panggilan besar bagi seluruh pemuda Sumatera Utara. Kita harus menjawab tantangan tersebut dengan membangun SDM yang unggul, memiliki keterampilan, karakter, dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman," ujar David.

Didampingi Sekretaris DPD AMPI Sumut Gabriel Nainggolan dan Bendahara Angela Seprina Lubis, David menegaskan kepengurusan lima tahun ke depan akan berfokus pada penguatan kaderisasi berbasis kompetensi, peningkatan literasi digital, pengembangan kewirausahaan muda, serta membangun ekosistem kepemudaan yang kolaboratif.

"Transformasi digital bukan hanya soal teknologi, tetapi perubahan pola pikir. Pemuda Sumatera Utara harus menjadi pencipta inovasi, pelaku ekonomi digital, dan pemimpin masa depan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global," tegasnya.

David juga mengajak seluruh organisasi kepemudaan, mahasiswa, komunitas, dan elemen masyarakat untuk meninggalkan sekat serta membangun kolaborasi demi kemajuan Sumatera Utara.

"Sudah saatnya pemuda dikenal karena karya, bukan karena konflik. Dikenal karena solusi, bukan karena persoalan. AMPI siap menjadi rumah kolaborasi bagi anak muda yang ingin berkontribusi membangun Sumatera Utara," tutupnya. (Dyk/Tribun-Medan.com)

(Cr25/Tribun-medan.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.