SURYA.CO.ID, SIDOARJO – Rotary Club Sidoarjo Persada menggelar kegiatan Khitanan Massal Gratis bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera di Kabupaten Sidoarjo.
Kegiatan sosial itu merupakan kolaborasi bersama dengan Kelompok Pengkaji Lingkungan Aesculap (KPLA) Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (UNAIR), tim dokter UROBAYA dan RSI Siti Hajar Sidoarjo sebagai pelaksana medis, serta berkolaborasi dengan MINU Tambaksumur sebagai fasilitator lokasi.
Kegiatan itu tidak hanya memberikan layanan kesehatan medis yang aman dan higienis, melainkan juga menyuntikkan kebahagiaan bagi anak-anak lewat bingkisan serta uang saku gratis.
Baca juga: Sidoarjo Luncurkan GARDU Sosial, Warga RT/RW dan Rumah Ibadah Kini Dapat Perlindungan Kerja
Masalah finansial yang kerap menjerat masyarakat kurang mampu dalam mengakses fasilitas kesehatan menjadi pematik utama lahirnya gerakan itu.
"Oleh karena itu, program kemanusiaan ini hadir sebagai solusi konkret bagi 25 anak laki-laki berusia 5 hingga 12 tahun yang berasal dari kawasan Tambaksumur dan kecamatan terdekat di Sidoarjo," kata Martha Kurnia K, Ketua panitia kegiatan, Senin (22/6/2026).
Langkah itu dirasa sangat tepat sasaran di tengah kondisi ekonomi yang sedang sulit belakangan ini.
Baca juga: Jejak Sejarah Bung Karno Pernah Bersekolah dan Tinggal di Sidoarjo Diungkap
Ketegangan yang biasanya mewarnai prosesi sunatan massal berhasil diredam berkat kehadiran tim relawan muda yang atraktif.
"Kehadiran para remaja dari Interact ini berhasil mengalihkan rasa takut anak-anak melalui berbagai interaksi yang menyenangkan," jelas Martha Kurnia K, Ketua panitia kegiatan.
Sinergi antar lembaga sosial dan kedokteran itu terbukti ampuh menyukseskan program pelayanan masyarakat di wilayah perkampungan Sidoarjo.
"Kegiatan ini merupakan sinergi yang luar biasa. Tidak hanya membantu warga menjalankan aspek kesehatan dan tradisi, tetapi ini juga sejalan dengan dua fokus area utama Rotary International, yaitu Youth Service (mendukung kesehatan anak) dan Health Service (pelayanan kesehatan preventif)," ungkap Martha Kurnia K, Ketua panitia kegiatan.