Bukayo Saka Kembali Berlatih Penuh Bersama Timnas Inggris, Thomas Tuchel Jelaskan Rencana Penanganan Cedera di Piala Dunia untuk Winger Arsenal
Rina Kusumawati June 23, 2026 01:26 AM

Bukayo Saka telah kembali mengikuti sesi latihan penuh bersama Timnas Inggris setelah sebelumnya sempat diragukan karena masalah pada tendon Achilles yang mengganggu penampilannya di akhir musim bersama Arsenal. Thomas Tuchel tetap berhati-hati mengatur beban latihan sang winger, dengan fokus Inggris untuk menjaga kebugaran salah satu pemain kunci lini serang mereka agar siap tampil maksimal pada tahap akhir Piala Dunia.

Saka kembali ke latihan penuh menjelang laga melawan Ghana

Timnas Inggris mendapatkan kabar positif pada hari Minggu ketika Saka kembali berlatih bersama seluruh skuad di Foxborough, Massachusetts. Winger Arsenal tersebut sempat berlatih secara terpisah sehari sebelumnya karena tim medis The Three Lions memantau dengan hati-hati cedera Achilles yang sempat mengganggunya selama beberapa bulan terakhir musim Liga Premier.

Meskipun hanya tampil selama 18 menit sebagai pemain pengganti dalam kemenangan 4-2 Inggris atas Kroasia di Dallas, kondisi Saka terlihat baik dalam sesi latihan terakhir. Kembalinya sang pemain memperluas pilihan Tuchel jelang pertandingan kedua Inggris di Grup L yang akan digelar di Stadion Boston.

Tuchel jelaskan pendekatan hati-hati Inggris

Tuchel menegaskan bahwa Inggris menerapkan pendekatan yang terukur terhadap kebugaran Saka seiring berjalannya turnamen. Pelatih asal Jerman itu juga menyoroti pentingnya pengelolaan masalah kebugaran kecil selama turnamen besar.

“Saya bukan bagian dari departemen fisioterapi, tetapi dia tidak melewatkan satu hari pun latihan, jadi saya pikir itu hal yang positif,” ujar Tuchel sebagaimana dikutip oleh ESPN. “Dia telah bermain begitu banyak pertandingan dalam beberapa tahun terakhir. Semua orang bisa melihat betapa pentingnya dia bagi Arsenal. Dia adalah pemain berkualitas tinggi dan selalu membawa kualitas ke lapangan, baik untuk Arsenal maupun Inggris.”

“Saya pikir dia sangat penting, seperti yang bisa dilihat semua orang. Mengelola cedera kecil menjelang kompetisi besar sangat penting untuk tahap akhir. Anda membutuhkan pemain penting seperti dia agar siap bermain dan mampu tampil maksimal ketika dibutuhkan.”

Inggris fokus pada rencana jangka panjang

Staf pelatih dan tim medis Inggris memprioritaskan kondisi Saka dengan program pengelolaan beban latihan yang ketat, dirancang agar ia dapat tampil dalam kondisi terbaik pada fase akhir turnamen. Strategi tersebut terlihat jelas saat melawan Kroasia, ketika Noni Madueke menjadi starter di sayap kanan dan Saka baru dimasukkan ke lapangan setelah hasil pertandingan hampir pasti. Tuchel dikabarkan tidak berharap pemain berusia 24 tahun tersebut tampil sebagai starter penuh hingga pertandingan terakhir fase grup melawan Panama pada 27 Juni.

Progres bertahap tetap menjadi prioritas

Selanjutnya, Inggris akan menghadapi Ghana sebelum bertolak ke New Jersey untuk laga terakhir Grup L. Dengan tiga poin yang telah dikantongi, skuad asuhan Tuchel berada dalam posisi yang kuat untuk mengatur pemain-pemain kunci tanpa mengambil risiko berlebihan. Fokus utama kini adalah memastikan kondisi Saka terus membaik. Jika proses pemulihannya berjalan sesuai rencana, Inggris berharap ia akan benar-benar siap memainkan peran besar di babak gugur dan membantu tim melangkah jauh di turnamen ini.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.