WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pengemudi ojek online (ojol) bernama Sutiyo atau S (53) yang menjadi korban tabrak lari mobil listrik BMW kini menjalani perawatan di RSUD Kembangan, Jakarta Barat.
S dievakuasi dari lokasi kejadian sesaat setelah ditabrak pengemudi BMW bernama Albert Satryo Wibowo atau ASW (26) di depan Universitas Mercu Buana pada Senin (22/6/2026) pagi.
"Korban di RSUD (Kembangan), luka-luka lecet lumayan banyak di badan," kata Kepala Unit Lantas Polsek Kembangan, AKP Karta, saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin.
Sebelumnya, dalam video pelarian mobil BMW yang beredar, terdapat narasi yang menyebutkan pengemudi ojol yang ditabrak telah meninggal dunia di tempat.
Baca juga: Pengendara Motor asal Cirebon Tewas setelah Jadi Korban Tabrak Lari di Jalan Siliwangi Bekasi
Karta membantah kabar tersebut dan menyatakan bahwa kepolisian telah memastikan korban dalam keadaan sadar dan selamat.
"Enggak ada yang meninggal," ujar Karta.
Meski begitu, kondisi motor korban disebut ringsek dan mengalami kerusakan parah karena terkena hantaman keras dan terseret di aspal hingga menabrak tiang.
Kepala Unit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Joko Siswanto, menyebutkan, korban mengalami luka-luka dan langsung dibawa ke rumah sakit.
Baca juga: Alami Memar di Dada, Pedagang Siomai Jadi Korban Tabrak Lari di Pesanggrahan Jakarta Selatan
"Akibat kecelakaan tersebut, korban yang berinisial S mengalami luka lecet pada bagian tangan, badan, dan kaki, setelah kejadian, korban dibawa ke RSUD Kembangan untuk mendapat perawatan medis," kata Joko.
Di video yang diunggah akun Instagram @warga.jakbar, mobil mewah hitam tersebut dilempari batu dan dipukul bagian kaca serta bodinya oleh warga.
Peristiwa itu terjadi di kawasan pinggir tol Kebon Jeruk atau Jalan Perjuangan arah menuju Jalan Arjuna Selatan.
Baca juga: Viral Ibu Penyapu Jalan Jadi Korban Tabrak Lari Hingga Patah Tulang, Pelaku Pura-Pura Cari Bantuan
Meski diamuk warga, mobil berplat nomor B 77 NRI itu tetap melaju dengan kondisi kaca mobil bagian belakang pecah dan kaca bagian kanan kirinya retak.
Sementara, mobil tersebut juga hanya bisa melaju dengan kecepatan rendah karena ban depan yang tersangkut cone pembatas jalan.
Di narasi unggahan media sosial, pengemudi mobil mewah itu diduga melakukan tabrak lari terhadap pemotor di Meruya Selatan, lalu dikejar hingga ke Kebon Jeruk.
Setelahnya, mobil berhenti dan menepi tepat di area sebelum gerbang masuk Tol Kebon Jeruk.
Akibat kecelakaan itu, motor korban ringsek dan mobil pelaku mengalami banyak kerusakan di bagian bodi dan kaca pecah akibat amukan massa.
Sumber: Kompas.com