Bhayangkara Fest 2026 Berakhir, Polda Aceh Catat Perputaran Ekonomi Rp 2,2 Miliar
Nurul Hayati June 23, 2026 01:03 AM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, resmi menutup kegiatan Bhayangkara Fest 2026, Senin (22/6/2026) malam.

Selama empat hari pelaksanaan, kegiatan yang digelar di lapangan utama Mapolda Aceh tersebut berhasil menarik sekitar 80 ribu pengunjung serta mencatat perputaran ekonomi mencapai Rp 2,2 miliar.

Kapolda Aceh, menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat Aceh yang dinilai mampu menjaga ketertiban selama rangkaian kegiatan berlangsung.

“Saya informasikan bahwa selama empat kegiatan, pengunjung yang hadir tercatat melalui face recognition (pendeteksi wajah) kurang lebih 80 ribu orang. Malam ini hadir 20 ribu lebih, ini menunjukkan bahwa Aceh memang manusianya tertib-tertib,” kata Irjen Marzuki saat penutupan acara.

Menurut Kapolda, kondisi keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan festival berjalan sangat baik. 

Ia menilai masyarakat menunjukkan kedewasaan dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

“Selama kita pantau bubarnya tertib, datangnya tertib. Pertahankan sampai yang lain berani berbuat seperti ini, karena saudara-saudara memang orang yang tertib di provinsi ini,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Bhayangkara Fest 2026.

“Pertama dan terakhir kepada seluruh panitia, pendukung yang telah melaksanakan kegiatan ini. Tidak lupa juga kami ucapkan terima kasih kepada seluruh sponsor,” katanya.

Penutupan Bhayangkara Fest 2026 ditandai dengan penabuhan floor drum secara simbolis oleh Kapolda Aceh bersama Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir Syamaun.

Penutupan event ini juga dirangkai dengan berbagai penampilan seni, salah satunya penampilan dari penyanyi nasional Ghea Indrawari.

Diketahui, selain menjadi ajang hiburan dan kebersamaan masyarakat, Bhayangkara Fest 2026 yang menfasilitasi berbagai UMKM di Aceh juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan.

Di mana, Polda Aceh mencatat perputaran ekonomi selama kegiatan berlangsung mencapai Rp 2,2 miliar, sebuah capaian yang menunjukkan kuatnya semangat kolaborasi dan kebersamaan masyarakat Aceh dalam mendukung kegiatan tersebut.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.