TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Sektor ganda bulutangkis Indonesia selalu menuntut kombinasi langka, ketenangan membaca arah angin dan ketangguhan mental untuk terus beradaptasi.
Di tengah ketatnya persaingan Pelatnas Cipayung, nama Nita Violina Marwah perlahan tapi pasti mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pilar yang patut diperhitungkan di sektor Ganda Campuran Utama.
Berdasarkan data dari PB PBSI Lahir di Majalengka pada 25 Maret 2001, perjalanan atlet bertinggi badan 169 cm ini adalah sebuah potret ketekunan yang dirajut sejak dini.
Langkah pertamanya di lapangan bulutangkis sudah dimulai sejak usia lima tahun.
Dari sebuah wilayah di Jawa Barat, bakat awalnya mula-mula ditempa di klub lokal Sanggariang, Kuningan.
Lewat fondasi dasar yang kokoh, ia kemudian melangkah ke panggung yang lebih kompetitif bersama Exist Badminton Club, sebuah kawah candradimuka yang dikenal kerap melahirkan talenta-talenta siap tanding.
Determinasi tinggi tersebut akhirnya berbuah manis pada tahun 2019, ketika pintu gerbang Pelatnas PBSI resmi terbuka untuknya.
Masuk sebagai pemain dengan kekuatan dominan di tangan kanan, Nita tidak butuh waktu lama untuk menunjukkan kematangannya dalam menjaga area depan lapangan.
Baca juga: Profil Prahdiska Bagas Shujiwo, Mesin Lapangan Baru dari Pati untuk Indonesia
Menariknya, meski bermain di sektor ganda, kiblat permainan Nita merujuk pada sang idola: Hendra Setiawan.
Pengaruh "The Ahsan/Hendra" tampaknya membekas kuat pada cara Nita bermain.
Ketenangan, penempatan bola yang efisien, serta efektivitas di depan net menjadi warna tersendiri yang coba ia replikasi di atas lapangan.
Namun di balik ketangguhan taktisnya, putri dari pasangan Rucita Purwaganda dan Liani Hernayanti ini tetaplah sosok yang membumi.
Bagi Nita, karier panjang yang ia bangun dari bawah tidak pernah lepas dari peran paling krusial di balik layar.
Ia selalu menegaskan bahwa orang tuanyalah sosok yang paling berjasa, yang menjadi jangkar emosional di kala performanya naik maupun turun.
Kini, sebagai bagian dari skuad Utama Ganda Campuran, tantangan yang dihadapi Nita jelas berada di level yang berbeda.
Di bawah gemerlap turnamen sirkuit dunia, ketatnya tekanan tidak jarang menjadi batu ujian.
Nama Lengkap: Nita Violina Marwah
Nama Panggilan: Nita
Tempat, Tanggal Lahir: Majalengka, 25 Maret 2001
Asal Daerah: Majalengka, Jawa Barat
Nama Ayah: Rucita Purwaganda
Nama Ibu: Liani Hernayanti
Tinggi Badan: 169 cm
Pegangan Tangan: Kanan
Sektor Spesialisasi: Ganda Campuran / Ganda Putri
Mulai Bermain Bulutangkis: Usia 5 tahun
Klub Asal (Awal): Sanggariang, Kuningan
Klub Saat Ini: Exist Badminton Club
Status Pelatnas: Masuk Pelatnas PBSI sejak tahun 2019 (Kategori: Ganda Campuran Utama). (*)