TRIBUNTRENDS.COM - Aktivitas masyarakat di Kota Solo atau Surakarta diperkirakan akan mengalami penyesuaian pada Selasa, 23 Juni 2026.
PLN ULP Surakarta Kota resmi mengumumkan adanya pemeliharaan jaringan listrik yang menyebabkan penghentian sementara aliran listrik di sejumlah wilayah.
Pemadaman dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB. Meski hanya sekitar tiga jam, pengumuman tersebut langsung menjadi perhatian warga karena area terdampak berada di kawasan padat aktivitas dan permukiman.
PLN menjelaskan, pekerjaan dilakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan sekaligus mengamankan pasokan listrik agar sistem kelistrikan tetap andal di tengah kebutuhan energi masyarakat yang terus meningkat.
Baca juga: Cek Jadwal Mati Lampu di Karanganyar Hari Ini Mulai 12 Siang, PLN Terapkan Pemadaman Dua Sesi
Dalam pengumuman resminya, PLN menyebut beberapa wilayah yang terdampak pemadaman antara lain:
Masuknya sejumlah kawasan permukiman dan jalur aktivitas warga membuat banyak masyarakat mulai bersiap menghadapi kemungkinan terganggunya rutinitas harian.
Sebagian warga diperkirakan harus menyesuaikan pekerjaan, aktivitas usaha, hingga penggunaan perangkat elektronik selama pemadaman berlangsung.
PLN menyebut pekerjaan yang dilakukan meliputi pemeliharaan jaringan dan penggeseran tiang JTM 3 phasa.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas dan keamanan jaringan distribusi listrik di wilayah Surakarta Kota.
Pemeliharaan berkala seperti ini dinilai penting untuk mencegah gangguan yang lebih besar di kemudian hari, terutama di kawasan perkotaan yang memiliki tingkat konsumsi listrik cukup tinggi.
Di berbagai daerah, pemeliharaan jaringan juga kerap dilakukan untuk mengantisipasi kerusakan akibat usia peralatan, cuaca ekstrem, hingga gangguan pohon yang terlalu dekat dengan kabel listrik.
Baca juga: Jadwal Pemadaman Listrik di Solo Baru Sukoharjo Hari Ini, Mati Lampu 4 Sesi dari Pagi sampai Malam
Meski bersifat sementara, pemadaman listrik tetap berpotensi mengganggu berbagai aktivitas masyarakat.
Pelaku usaha kecil seperti laundry, warung makan, toko fotokopi hingga usaha berbasis internet menjadi kelompok yang paling merasakan dampaknya.
Tak sedikit warga yang mulai mengantisipasi matinya pompa air, terganggunya jaringan WiFi, hingga terhambatnya aktivitas bekerja dari rumah.
Bagi masyarakat perkotaan seperti Solo, listrik kini bukan lagi sekadar penerangan, tetapi sudah menjadi bagian penting dalam hampir seluruh aktivitas sehari-hari.
Dalam pengumumannya, PLN menegaskan bahwa jadwal pemadaman masih dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan kondisi teknis di lapangan.
PLN juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi serta menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Masyarakat diminta segera melapor melalui layanan PLN 123 atau aplikasi PLN Mobile apabila terjadi pemadaman di luar jadwal yang telah diumumkan.
Baca juga: Jadwal Pemadaman Listrik Sukoharjo Hari Ini Mulai 9 Pagi, Karanganyar Ikut Terdampak, Cek Wilayah
Agar tetap bisa bertahan saat pemadaman, masyarakat disarankan menyiapkan beberapa alat berikut:
1. Lampu Emergency LED
Lampu ini otomatis menyala saat listrik padam, sangat berguna untuk penerangan darurat di rumah. Tribunners bisa membeli lampu emergency di sini klik link
2. Power Bank Kapasitas Besar
Menjaga ponsel tetap aktif untuk komunikasi, informasi, dan kebutuhan darurat. Tribunners bisa membelinya di sini, klik link
3. Senter Rechargeable
Lebih aman dibanding lilin, serta bisa digunakan berulang kali tanpa biaya tambahan. Tribunners bisa membelinya di sini, klik link
4. Power Station
Solusi cadangan untuk kebutuhan listrik skala kecil di rumah atau usaha. Cocok untuk menjaga komputer atau perangkat penting tetap menyala beberapa menit saat listrik padam, selain itu Power Station juga bisa digunakan untuk TV, Kulkas hingga mesin air. Tribunners bisa membelinya di sini, klik link
5. Router Backup Battery
Menjaga koneksi internet tetap aktif untuk bekerja atau komunikasi. Tribunners bisa membelinya di sini, klik link
***
(TribunTrends/Jonisetiawan)