TRIBUNKALTENG.COM - Kembali berlangsung lanjuta skor babak pertama 1-0, skor akhir Prancis Vs Irak yang sempat tertunda, hasil akhir tertunda dampak dari cuaca buruk.
Ya, setelah menunggu cukup lama, Pertandingan antara Prancis Vs Irak babak kedua kembali berlangsung di Lincoln Financial Field pada Selasa (23/6/2026).
Baca juga: Live TVRI Jadwal Norwegia Vs Senegal ini Susunan Pemain, Pesaing Prancis vs Irak di Grup I
Pertandingan ini penting mengingat Norwegia Vs Senegal juga berlangsung di MetLife Stadium, pukul 07.00 WIB, pada Selasa (23/6/2026).
Proses Gol Prancis terjadi pada menit 14 skor 1 - 0. Ya, Penyelesaian briliant! Kylian Mbappe dengan sempurna menerima operan di batas area penalti dari Michael Olise, lalu melepaskan sebuah tembakan bagus yang masuk ke sisi kiri gawang.
Diketahui, kick-off babak kedua pertandingan Piala Dunia antara Prancis dan Irak ditunda. Cuaca buruk melanda Philadelphia, sehingga pertandingan terpaksa dihentikan. Belum dapat dipastikan kapan pertandingan dapat dilanjutkan.
Bahkan sebelum pertandingan dimulai, sudah ada kekhawatiran akan terjadinya badai petir.
Media Prancis bahkan sempat menyebutkan kemungkinan penundaan peluit awal, namun hal itu tidak terjadi. Pada pukul 23.00 waktu Belanda, pertandingan tetap dimulai seperti biasa, namun akhir pertandingan tidak akan berlangsung sesuai waktu yang diperkirakan. Cuaca mulai memburuk pada fase akhir babak pertama.
Awalnya, kondisi cuaca masih cukup dapat ditoleransi dan pertandingan terus berlanjut, tetapi gemuruh petir dan kilatan petir segera menyusul.
Selama jeda babak pertama, pesan-pesan peringatan muncul di layar LED besar di Philadelphia Stadium. “Badai petir hebat mendekat.
Silakan tinggalkan area terbuka stadion dan cari tempat berlindung di dalam stadion, sesuai petunjuk dari petugas stadion,” demikian bunyi pesan tersebut, sebelum penonton berduyun-duyun meninggalkan tribun.
Aturan di Philadelphia menetapkan bahwa begitu kilatan petir terdeteksi dalam jarak tiga belas kilometer dari stadion, pertandingan tidak boleh dilanjutkan selama tiga puluh menit.
Akibatnya, kick-off babak kedua ditunda.
Belum jelas berapa lama Prancis dan Irak harus menunggu dimulainya babak kedua.
Begitu kilatan petir baru terdeteksi, hitungan waktu setengah jam akan dimulai kembali.
Menurut peraturan, tidak ada batasan waktu maksimum untuk penundaan ini.
Secara teori, pertandingan bisa tertunda berjam-jam sebelum dilanjutkan, meskipun ofisial di Philadelphia menargetkan kick-off sekitar pukul 01.00.
Selama Piala Dunia klub musim panas tahun lalu, Benfica dan Auckland City menghadapi situasi serupa. Akibat badai petir di Orlando, kick-off babak kedua saat itu ditunda lebih dari dua jam.
Susunan Pemain:
*Prancis
Mike Maignan (GK)
Lucas Digne
William Saliba
Dayot Upamecano
Jules Kounde
Adrien Rabiot
Manu Kone
Bradley Barcola
Ousmane Dembele
Michael Olise
Kylian Mbappe
*Irak
Jalal Hassan (GK)
Merchas Doski
Akam Hashem
Hussein Ali
Zaid Tahseen
Ali Jasim
Aimar Sher
Amir Al Ammari
Ibrahim Bayesh
Aymen Hussein
Ali Al Hamadi
Jersey Prancis di Palangka Raya
Di toko tersebut, jersey Timnas Prancis menjadi produk yang paling banyak dicari pembeli.
Pemilik Tiang Dua Store Palangka Raya, Bela Susilo (31), mengatakan pihaknya menyediakan berbagai pilihan jersey negara peserta Piala Dunia, meski tidak seluruh tim tersedia.
"Jersey negaranya tidak semuanya ada. Kami lebih banyak menyediakan jersey tim-tim unggulan dan yang memang favorit di kalangan pembeli," ujar Bela saat ditemui TribunKalteng.com.
Menurutnya, dari berbagai jersey yang tersedia, jersey Timnas Prancis menjadi yang paling laris dicari pelanggan.
"Yang paling banyak dicari itu jersey Prancis. Prancis yang paling banyak. Kayaknya memang favorit orang-orang Palangka Raya," kata dia.
Popularitas Prancis menjelang Piala Dunia 2026 memang cukup tinggi. Pasalnya, tim berjuluk Les Bleus itu masuk dalam daftar tim favorit juara berkat skuad bertabur bintang seperti Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, dan Michael Olise.
Selain Prancis, Bela menyebut minat terhadap jersey tim Asia masih relatif rendah. Namun ada satu negara Asia yang cukup sering dicari pelanggan.
"Kalau tim Asia jarang sih. Paling Jepang saja yang banyak dicari," ujarnya.
Penjualan jersey di Tiang Dua Store tidak hanya dilakukan secara langsung di toko, tetapi juga melalui platform online. Cara ini membuat jangkauan pembeli menjadi lebih luas hingga ke sejumlah daerah di Kalimantan Tengah.
"Jualnya offline sama online juga. Pembelinya bukan cuma dari Palangka Raya, ada juga dari Sampit dan Buntok," katanya.
Bela menilai meningkatnya minat masyarakat terhadap jersey tim nasional dipengaruhi oleh antusiasme menyambut Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut menjadi momentum bagi para penggemar untuk mendukung tim favorit mereka melalui atribut seperti jersey.
Menurut Bela, seiring berjalannua Piala Dunia 2026, permintaan jersey tim-tim diperkirakan masih akan terus meningkat, terlebih jika tim favorit melaju hingga ke babak final.
(Tribunkalteng.com)