Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Gelandang berkebangsaan Argentina, Luciano "Lucho" Guaycochea, langsung mencicipi takhta juara Super League Indonesia 2025/2026 pada periode awal pengabdiannya bersama Persib Bandung.
Pemain tersebut bertransformasi menjadi pilar lini tengah yang reguler mengisi susunan pemain utama, baik dalam kompetisi domestik maupun ajang AFC Champions League Two.
Sepanjang bergulirnya liga, ia tercatat turun lapangan sebanyak 26 kali dengan akumulasi waktu tampil selama 1.685 menit, sementara di kancah ACL 2, dirinya mengemas 8 penampilan selama 487 menit.
Kelebihan utama pemain asing ini terletak pada akurasi eksekusi jarak jauhnya yang kerap merepotkan barisan pertahanan lawan.
Kontribusinya bagi Maung Bandung di kompetisi domestik meliputi torehan 5 gol serta 2 umpan matang, di mana sebagian gol tersebut lahir dari sepakan luar kotak penalti.
Lucho membenarkan, pada Super League Indonesia, dirinya mencetak 5 gol, walaupun banyak peluang yang didapatnya.
"Saya mencetak lima gol, hasil yang tidak terlalu buruk, tapi sayangnya saya tidak bisa mencetak lebih banyak gol, saya menyia-nyiakan banyak peluang untuk mencetak gol," ujar Lucho, saat dihubungi belum lama ini.
Bagi figur asal Negeri Tanggo tersebut, esensi dari sebuah gol adalah memberikan dampak positif bagi performa kolektif tim.
"Saya berada di posisi seorang gelandang, jadi posisi saya adalah untuk membantu tim. Saya rasa, bagi saya lebih baik jika penyerang yang mencetak gol daripada saya," kata Lucho.
Kendati menyayangkan beberapa momentum emas yang terbuang, ia tetap mensyukuri kontribusi lima golnya dan enggan larut dalam kekecewaan. Dari seluruh koleksinya, ia memiliki dua momen membobol gawang lawan yang dinilai paling berkesan.
"Jadi saya senang, tapi untuk gol favorit saya adalah mungkin saat laga tandang melawan Madura, atau melawan Persis Solo di kandang. Saya rasa dua gol ini sangat bagus," ucapnya.
Momen indah di markas Madura United tercipta lewat sebuah sepakan kencang bak roket dari luar area penalti yang mengunci kemenangan telak Maung Bandung dengan skor akhir 1-4.
Sementara itu, saat menjamu Persis Solo di hadapan publik sendiri, Lucho melepaskan tembakan voli langsung tanpa melakukan kontrol bola terlebih dahulu. Sambaran instan tersebut sukses mengoyak jala tim tamu sekaligus mengamankan poin penuh lewat keunggulan 2-0.