Jangan Tunggu Sakit Parah, Kadinkes Tanahlaut Minta ASN Rutin Periksa Kesehatan
Ratino Taufik June 23, 2026 09:52 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat di Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan, diingatkan agar tidak menunggu sakit berat sebelum memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia.

Isna menegaskan menjaga kesehatan bukan hanya hak, tapi juga kewajiban setiap individu. 

Karena itu, masyarakat diharapkan lebih aktif melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah deteksi dini berbagai penyakit.

"Jangan menunggu muncul keluhan yang berat. Manfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia untuk pemeriksaan sejak dini sehingga penanganan bisa lebih cepat dan tepat," ujarnya, Selasa (23/6/2026).

Pesan tersebut juga telah ia sampaikan saat menjadi pembina Apel Gabungan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut di halaman kantor bupati, Senin kemarin.

Selain mengajak masyarakat memeriksakan kesehatan secara rutin, Isna juga mendorong dukungan terhadap program imunisasi anak sebagai salah satu upaya efektif mencegah berbagai penyakit menular.

Ia menjelaskan, Dinas Kesehatan Tala saat ini memiliki 27 Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang terdiri dari 22 puskesmas, tiga rumah sakit daerah, satu laboratorium kesehatan daerah, dan satu instalasi farmasi yang tersebar untuk melayani masyarakat.

Menurutnya, seluruh UPTD tersebut merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan yang harus didukung dengan koordinasi yang baik bersama seluruh perangkat daerah.

Baca juga: Cegah Kanker Serviks, KOPRI Kotabaru gelar Vaksinasi HPV untuk ASN dan Keluarga

"Kami berharap setiap kegiatan yang melibatkan UPTD kesehatan dapat diinformasikan kepada Dinas Kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih optimal dan terkoordinasi," katanya.

Isna memaparkan peningkatan fasilitas kesehatan yang dimiliki daerah. RSUD Hadji Boejasin kini telah dilengkapi alat CT Scan 64 Slice yang mampu mendeteksi berbagai kelainan hingga ukuran sangat kecil, termasuk gangguan pembuluh darah.

Selain itu, rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut juga telah memiliki fasilitas Cath Lab yang berfungsi menunjang diagnosis dan penanganan penyakit jantung serta pembuluh darah.

Warga Pelaihari Muhammad Rizal menyambut baik ajakan tersebut. Menurutnya, banyak masyarakat yang masih datang berobat ketika penyakit sudah cukup parah.

"Imbauan seperti itu sangat penting. Kadang masyarakat merasa sehat sehingga enggan memeriksakan diri. Padahal kalau terdeteksi lebih awal tentu pengobatannya lebih mudah. Harapan kami sosialisasi kesehatan terus diperluas sampai ke desa-desa," ujarnya.

Senada, warga Kecamatan Bati-Bati Siti Nurhayati mengapresiasi komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan fasilitas kesehatan.

"Keberadaan CT Scan dan Cath Lab tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat. Harapan kami pelayanan kesehatan semakin cepat, antrean bisa berkurang, dan program imunisasi anak terus diperkuat agar generasi muda Tala tumbuh sehat dan terhindar dari berbagai penyakit," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/banyu langit roynalendra nareswara)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.