Penjaga Gawang Inggris Khiara Keating Tolak Kontrak Baru Manchester City di Tengah Minat dari Klub WSL Lain Saat Kontrak Memasuki Tahun Terakhir
Hendra Wijaya June 23, 2026 10:10 AM

Penjaga gawang tim nasional Inggris, Khiara Keating, dikabarkan menolak tawaran kontrak baru dari Manchester City, sementara kontraknya yang sekarang memasuki tahun terakhir. Pemain berusia 21 tahun itu menghabiskan musim lalu sebagai penjaga gawang pilihan kedua di belakang kiper asal Jepang, Ayaka Yamashita, dan kini berpotensi meninggalkan juara bertahan Women's Super League, karena adanya minat dari beberapa klub lain di liga tersebut.


Perjalanan sulit setelah awal yang gemilang


Keating mencatat terobosan luar biasa bersama Manchester City pada musim 2023-24, ketika ia menjadi penjaga gawang utama tim saat masih remaja, dan kemudian dinobatkan sebagai pemenang termuda penghargaan Golden Glove WSL setelah mencatat sembilan clean sheet sepanjang musim tersebut. Penampilan impresif itu juga membawanya menembus skuad tim nasional Inggris.


Namun, waktu bermainnya semakin terbatas dalam musim-musim berikutnya. Pada musim 2024-25, Keating hanya tampil dalam 12 pertandingan liga, turun dari 22 laga pada tahun sebelumnya, dan musim lalu ia hanya menjadi starter dalam empat pertandingan WSL. Pemain berusia 21 tahun itu memulai laga FA Cup sebagai penjaga gawang utama ketika City mengalahkan Brighton 4-0 untuk meraih gelar, tetapi ia absen di final setelah mengalami gegar otak.


Dampak terhadap karier internasional


Kondisi tersebut juga berpengaruh pada kariernya di tim nasional Inggris, di mana Keating sempat tidak masuk dalam beberapa skuad pilihan Sarina Wiegman pada tahun 2026 karena kurangnya waktu bermain. Ia merupakan bagian dari skuad yang memenangkan gelar Kejuaraan Eropa untuk kedua kalinya secara beruntun di Swiss musim panas lalu, berperan sebagai pelapis bagi penjaga gawang utama Hannah Hampton, dan melakukan debutnya bersama Lionesses beberapa bulan kemudian di Stadion Etihad.


Sejak pertandingan pada Oktober tersebut, Keating belum kembali masuk skuad Inggris, sebagian karena cedera namun juga akibat kurangnya menit bermain di level klub. Ia berharap situasi itu bisa berubah dalam setahun ke depan, terutama dengan Piala Dunia Wanita 2027 yang semakin dekat.


Keating menolak kontrak baru Manchester City


Apakah kepindahan dari Manchester City akan menjadi solusi baginya? Hal itu tampaknya semakin mungkin terjadi setelah BBC Sport melaporkan pada hari Senin bahwa Keating menolak tawaran kontrak baru dari klub. Kontraknya saat ini akan berakhir pada musim panas tahun depan, dan laporan tersebut juga menyebutkan bahwa sejumlah klub WSL lainnya menunjukkan minat, sementara pemain berusia 21 tahun itu disebut 'masih belum yakin mengenai masa depannya'.


Dalam wawancara dengan GOAL bulan lalu, ketika ditanya tentang minimnya waktu bermain di musim 2025-26, Keating mengatakan: "Ini memang sulit. Pada akhirnya, semua pemain ingin bermain, jadi tidak mendapatkan banyak menit di liga cukup mengecewakan, tapi selalu ada kesempatan lain. Selalu ada peluang untuk berkembang dan saya rasa dalam pertandingan piala yang saya mainkan, saya telah memanfaatkan [kesempatan itu]."


Ia melanjutkan: "Saya belajar untuk selalu siap. Dengan Inggris juga, di Euro, saya menjadi nomor dua, tetapi Sarina selalu memastikan saya siap. Saat Karen Bardsley dan Ellie Roebuck masih di sini, saya harus bersabar dan menunggu. Pada akhirnya, saya di sini untuk melakukan pekerjaan saya, jadi saya akan selalu mempersiapkan diri sebaik mungkin, apa pun yang terjadi."


Apakah kepindahan dari Manchester City akan terjadi?


Keating tampaknya berpotensi membawa kemampuannya ke klub WSL lain demi mendapatkan waktu bermain reguler seperti yang membuatnya bersinar pada musim 2023-24. Penampilan gemilangnya saat itu terjadi di bawah asuhan mantan pelatih kepala Gareth Taylor, yang kini menukangi Liverpool — klub yang bisa jadi sedang mencari penjaga gawang baru musim panas ini.


Jennifer Falk tampil luar biasa untuk The Reds setelah bergabung dengan status pinjaman dari Hacken pada bulan Januari, memainkan peran penting dalam membantu klub keluar dari zona degradasi setelah sempat berada di posisi terbawah klasemen saat Natal. Namun, menurut laporan BBC Sport, meskipun Liverpool ingin mempertahankan kiper asal Swedia tersebut, kesepakatan tidak tercapai.


The Reds masih memiliki Rachael Laws, Faye Kirby, dan Rafaela Borggrafe dalam daftar penjaga gawang mereka. Namun, Rafaela menghabiskan paruh kedua musim lalu dengan status pinjaman, Laws belum bermain sejak Mei 2025, dan posisi Kirby sempat digantikan oleh Falk setelah kedatangannya di bulan Januari.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.