TRIBUNSUMSEL.COM -- Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya, memanfaatkan akun media sosialnya untuk mengawal kasus penyekapan dan penganiayaan berat yang menimpa YTR (29), warga Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Melalui akun Instagram pribadinya pada Sabtu (20/6/2026), politisi Partai Golkar ini mengunggah momen saat dirinya menjenguk korban di RSHS Bandung, sekaligus menyebarluaskan foto wajah terduga pelaku, TH (30), yang kini masih buron.
Dalam unggahan tersebut, Atalia membeberkan penderitaan luar biasa yang dialami korban selama disekap oleh kekasihnya itu sejak dilaporkan hilang pada tahun 2023.
"Tiga tahun. Bukan tiga hari. Bukan tiga minggu. Bukan tiga bulan. Tiga tahun seorang perempuan diduga hidup dalam penyekapan dan penderitaan. Kepala penuh luka dan nanah, wajah hancur, bibir hilang, mata buta, sekujur tubuh penuh sundutan rokok, kaki dibacok," tulis Atalia Praratya dalam unggahannya.
Baca juga: Kronologi Lengkap Wanita Rancaekek 3 Tahun Disekap Pacar, Pelaku Sempat Dikenalkan ke Keluarga
Istri mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil ini menilai, tragedi yang menimpa wanita malang tersebut harus menjadi refleksi mendalam bagi masyarakat luas tentang pentingnya menjaga kepekaan sosial terhadap lingkungan sekitar.
"Yang membuat miris, ke mana kita semua selama tiga tahun itu? Orang-orang yang mungkin melihat sesuatu yang janggal, apakah benar tidak ada satu pun tanda yang terlihat?"
"Kasus ini menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial bukan sekadar menyapa tetangga atau bertegur sapa."
"Terkadang, satu pertanyaan sederhana, satu bentuk perhatian kecil, bisa menjadi jalan penyelamat bagi seseorang yang sedang berada dalam situasi berbahaya," tulis Atalia lagi.
Selain memberikan kritik sosial, Atalia juga menyampaikan pesan penguat dan dukungan moril secara emosional kepada korban yang kini tengah berjuang memulihkan kesehatannya di rumah sakit.
"Teteh.. hati dan pikiran saya sepenuhnya bersama teteh dan keluarga," tutur Atalia.
Baca juga: Sosok YTR, Karyawati Asal Rancaekek Viral 3 Tahun Disekap dan Disiksa Pacar hingga Alami Buta
Di akhir unggahannya, politisi perempuan ini meminta bantuan netizen dan masyarakat luas untuk tidak tinggal diam.
Ia mengimbau siapa saja yang mengenali atau mengetahui keberadaan pelaku TH untuk segera berkoordinasi dengan aparat penegak hukum agar kasus ini bisa diusut tuntas.
"Terduga pelaku belum ditemukan. Jika Anda melihat, mengenali, atau mengetahui keberadaannya, segera laporkan dan hubungi pihak berwajib melalui saluran resmi @humaspoldajabar atau kepolisian setempat."
"Cari dan hukum pelaku seberat beratnya!" tutup Atalia.
Sebagai informasi, kasus penyekapan sadis ini baru terbongkar setelah pihak keluarga menerima pesan WhatsApp misterius pada Rabu (10/6/2026).
Pesan itu mengabarkan bahwa YTR sedang dirawat di ruang IGD RSHS Bandung dengan dalih mengalami kecelakaan, yang ternyata menjadi titik awal terungkapnya penyekapan selama tiga tahun tersebut.
(*)
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com