TRIBUNTRENDS.COM - Pemadaman listrik akan terjadi di sejumlah daerah di Yogyakarta pada Selasa (23/6/2026).
Pemadaman listrik bergilir terjadi di sejumlah daerah di Pulau Jawa.
Durasi pemadaman listrik berkisar antara 2-3 jam.
Menurut klarifikasi PLN, pemadaman listrik terjadi karena sedang ada kendala pada jaringan.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membantah pemadaman bergilir dikarenakan pasokan batu bara yang semakin menipis.
Informasi pemadaman listrik di Yogyakarta ini disampaikan oleh PLN.
Baca juga: Jadwal Mati Lampu di Kendal Hari Ini, 5 Tahap Nonstop sampai Tengah Malam, Cek Wilayah Terdampak
Pemadaman listrik sendiri merupakan upaya pemulihan yang dilakukan oleh PLN.
Dengan adanya pemadaman listrik, jaringan bisa dipulihkan untuk memastikan kelancaran pasokan ke tempat pelanggan.
Pemadaman listrik ini juga sebagai bentuk antisipasi gangguan yang dapat menyebabkan listrik padam di kemudian hari.
Pemadaman listrik berlangsung di Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Yogyakarta dan Wonosari.
Selasa (23/6/2026) pemadaman bergilir di wailayah Yogyakarta dan sekitarnya terjadi mulai pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB.
Informasi ini disampaikan langsung oleh PLN.
Berikut deretan wilayah yang masuk dalam daftar pemadaman listrik di Yogyakarta:
Baca juga: Daftar Wilayah di Semarang Selatan yang Alami Pemadaman Listrik Hari Ini, Mulai Pukul 12.00 WIB
PT PLN (Persero) terus berupaya memperkuat keandalan pasokan listrik di Pulau Jawa setelah sempat terjadi pemadaman bergilir selama Juni 2026.
Langkah percepatan pemulihan dilakukan untuk memastikan sistem kelistrikan kembali stabil dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Salah satu fokus utama PLN adalah mempercepat penanganan gangguan pada pembangkit listrik serta mengamankan pasokan energi primer yang menjadi penopang operasional sistem kelistrikan nasional.
Direktur Utama PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, mengungkapkan bahwa perkembangan positif telah terjadi dalam proses pemulihan tersebut.
Menurutnya, salah satu pembangkit listrik milik Independent Power Producer (IPP) yang sebelumnya mengalami kendala operasional kini telah kembali beroperasi.
Pembangkit tersebut berhasil disinkronkan kembali dengan sistem kelistrikan Jawa pada Minggu (21/6/2026) pukul 18.00 WIB.
Kembalinya pasokan dari pembangkit itu dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan keandalan jaringan listrik di wilayah Jawa.
"Salah satu pembangkit besar yang sempat gangguan telah berhasil dipulihkan dan telah sinkron dengan sistem kelistrikan Pulau Jawa serta mulai memasok listrik untuk menambah keandalan sistem kelistrikan di Pulau Jawa," ujar Darmawan dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Senin (22/6/2026).
Dengan beroperasinya kembali pembangkit tersebut, PLN optimistis kondisi sistem kelistrikan akan semakin membaik dan risiko gangguan pasokan dapat ditekan.
"Dengan demikian, pemadaman bergilir yang terjadi pada minggu lalu saat ini telah berhasil diminimalisasi,” tambahnya.
(TribunTrends/Ninda)