Laporan Muhammad Azzam
TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG- Kemeriahan Samen menjadi tradisi kelulusan sekolah dan kenaikan kelas di tanah sunda. Termasuk di wilayah Karawang, Jawa Barat.
Perayaan kenaikan kelas maupun kelulusan bertransformasi menjadi pesta rakyat akbar yang dinanti diseluruh warga kampung di Desa Jayamukti, Kecamatan Banyusari, Karawang.
Kelulusan dan kenaikan kelas di Madrasah Ibtidaitah (MI) Ash-Solahiyyah menghadirkan Samen lewat parade defile dan kreasi replika raksasa yang menjadikan acara samenan ini paling meriah di Karawang.
Kegiatan itu bukan hanya acara sekolah saja, akan tetapi menghadirkan karnaval yang diikuti oleh perwakilan warga dari berbagai kampung.
Kreativitas warga pun terlihat sangat total, replika Iguana maupun dinosaurus buatan warga yang bisa bergerak bagian mulutnya itu sangat memeriahkan.
Tak hanya asal membuat patung, setiap defile memiliki filosofi dan cerita tersendiri. Replika kambing dan kerbau dihadirkan merepresentasikan tema pertanian lokal. Sementara replika kuda dan unta sebagai dibuat untuk menceritakan kisah perjuangan nabi saat perang Uhud dan juga replika tikus sebagai simbol sindiran untuk koruptor.
Adapula tokoh yang menunggangi replika macan yang menceritakan legenda Prabu Siliwangi.
Tak hanya itu, tiga kelompok drumband juga turut menyemarakkan pawai mengiringi langkah para siswa dan warga yang berparade.
Pihak Pemerintah setempat memuji kreativitas warga dan menyebut samenan di madrasah ini sebagai salah satu terbesar di Karawang.
"Tentu acara ini luar biasa meriah dan sukses. Dan saya kira ini acara samenan terbesar di Karawang," kata Camat Banyusari, Tri Warakanti pada Selasa (23/6/2026).
Tri mengharapkan kegiatan ini dapat terus dilakukan setiap tahun dan dapat lebih meriah lagi.
Acara samen ini dapat memperkenalkan seni dan budaya sunda, khususnya desa setempat.
"Semoga ini bisa menularkan ke desa-desa lain kemeriahan dan kekompakan warganya," kata dia.
Warga setempat, Hasan, mengaku senang dan bangga atas acara samen yang meriah di desanya.
Kegiatan samen ini selalu diselanggarakan setiap tahun dan antusias warga sangat tinggi.
"Setiap tahun pasti ada, antusias warga sangat tinggi," kata dia.
Menurutnya, acara samen ini melibat setiap RT yang mengirimkan tim paradenya. Kedepan acara ini bisa menjadi perhatian dari Pemkab Karawang agar mendapatkan dukungan.
"Seperti bisa diagendakan tahun depan tingkat satu desa saja sudah begitu ramai apalagi melibatkan desa lain dan dukungan pemda karawang," kata dia. (MAZ)