Momen Bupati Bogor Dengarkan Curhatan Siswa dan Guru Lewat Program 'Kami Mendengar'
Hironimus Rama June 23, 2026 11:28 AM

Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIBINONG - 'Kami Mendengar' menjadi program yang digagas Bupati Bogor Rudy Susmanto untuk bercengkrama langsung dengan kalangan masyarakat.

Hal itu dirasakan oleh dewan guru dan siswa di SDN 04 Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang pada Senin (22/6/2026).

Rudy menyapa warga sekolah, menyerap aspirasi, sekaligus memastikan berbagai program pendidikan berjalan dengan baik, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden RI, Prabowo Subianto.

Baca juga: Normalisasi Irigasi dan Sungai Jadi Strategi Bupati Bogor Atasi Banjir di Wilayah Utara 

Kata Rudy, program 'Kami Mendengar' tidak hanya menjadi sarana mendengarkan aspirasi masyarakat, tetapi juga langkah nyata pemerintah dalam melihat langsung kondisi di lapangan dan mengambil kebijakan yang dibutuhkan.

“Pemerintah Kabupaten Bogor memiliki program bernama Kami Mendengar. Setelah kami mendengar, bukan hanya mendengar, tetapi kami melihat dan tentunya akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan,” ujarnya.

Ia menuturkan, Kabupaten Bogor merupakan daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia dan memiliki tantangan besar di sektor pendidikan, dengan total 1.480 Sekolah Dasar (SD) dan 107 Sekolah Menengah Pertama (SMP). 

Karena itu, menurutnya, pembangunan pendidikan tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan semata.

Melalui program tersebut, setiap hari Senin ia mengerahkan seluruh kepala perangkat daerah, sekretaris dinas, camat, kepala desa, hingga anggota DPRD ditugaskan menjadi inspektur upacara di sekolah-sekolah SD dan SMP di Kabupaten Bogor.

“Tujuannya agar kita dapat melihat langsung kondisi anak-anak kita, sekaligus memantau fasilitas dan infrastruktur yang perlu dibenahi bersama,” ungkapnya.

“Perubahan tidak bisa diselesaikan dalam satu tahun, tetapi dengan perhatian yang terus diberikan, insyaallah akan membawa perubahan bagi kualitas pendidikan di Kabupaten Bogor,” sambungnya. 

Selain memantau kondisi sekolah, Pemerintah Kabupaten Bogor juga memastikan program prioritas pemerintah pusat berjalan optimal, salah satunya Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi peserta didik.

Rudy Susmanto juga menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik. 

Ia mengungkapkan bahwa guru honorer secara bertahap terus diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) maupun pegawai paruh waktu sesuai kebijakan pemerintah.

“Alhamdulillah, di SDN 04 Cijayanti dari tujuh guru yang ada, tiga guru honorer telah dilantik menjadi PPPK. Ini menjadi bukti perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan guru sebagai ujung tombak pendidikan,” katanya.

Menurut Rudy, sekolah merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. 

Oleh karena itu, investasi terbaik bagi bangsa adalah memastikan setiap anak mendapatkan pendidikan berkualitas yang didukung fasilitas memadai dan tenaga pendidik yang sejahtera.

Pada kesempatan tersebut, Rudy Susmanto juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, atas komitmennya dalam memajukan sektor pendidikan dan meningkatkan kesejahteraan guru.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan perhatian besar terhadap anak-anak Indonesia, dunia pendidikan, serta kesejahteraan para guru. Ini adalah langkah penting untuk menyiapkan masa depan bangsa yang lebih baik,” pungkasnya. (m38)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.