Nasib Driver Ojol di Jaktim usai Viral Memohon saat Motor Diangkut Dishub, Kini Banjir Bantuan
Weni Wahyuny June 23, 2026 12:32 PM

 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Sulis Agung Wibowo pengemudi ojek online (ojol) yang videonya viral saat memohon kepada petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur, kini menerima berbagai bantuan dari masyarakat.

Sebelumnya sepeda motor Sulis diangkut petugas karena terjaring penertiban parkir liar di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur pada Rabu (17/6/2026).

Saat penertiban berlangsung, Sulis meninggalkan motornya untuk mengambil pesanan makanan milik pelanggan.

Ia kemudian sempat menangis dan histeris berusaha menghentikan petugas agar kendaraannya tidak dibawa menggunakan mobil derek.

"Pak, tolong pak, saya butuh uang pak. Anak saya sekolah, saya butuh makan. Tolong rumah saya di Bekasi, bang tolong. Belum penglaris sama sekali dari pagi jam 6. Saya keluar baru ini, Pak," kata Sulis dalam rekaman video tersebut.

Baca juga: Sosok Driver Ojol Viral Memohon dan Panjat Mobil Dishub saat Motor Diangkut, Kini Dikembalikan

DRIVER OJOL -- Rekaman video amatir memperlihatkan seorang pengemudi ojol nekat memanjat pintu truk Dishub karena tidak terima motornya diangkut petugas saat mengambil pesanan.
DRIVER OJOL -- Rekaman video amatir memperlihatkan seorang pengemudi ojol nekat memanjat pintu truk Dishub karena tidak terima motornya diangkut petugas saat mengambil pesanan. (TikTok/Kompas.com)

Meski sempat memohon, petugas tetap membawa motor tersebut karena posisi kendaraan sudah dinaikkan ke atas mobil derek. 

Saat ini, sepeda motor Sulis telah dikembalikan oleh pihak Dishub, dan ia mengakui kesalahannya karena memarkir kendaraan di tempat yang dilarang.

Menerima Bantuan Motor hingga Uang Pendidikan

Setelah video peristiwa tersebut tersebar luas di media sosial, Sulis mendapatkan perhatian dari sejumlah tokoh dan pengusaha yang berniat meringankan beban ekonominya.

Pengacara Hotman Paris bersama rekannya, Calvin, memberikan bantuan berupa satu unit sepeda motor baru secara tunai untuk mendukung operasional Sulis sebagai pengemudi ojol.

"Ada satu apresiasi yang sangat besar mungkin Bapak Hotman dan Pak Calvin itu sebuah satu unit sepeda motor saya dibelikan tunai," ungkap Sulis dalam wawancara Tribunnews On Focus, dikutip pada Selasa (23/6/2026).

Selain kendaraan operasional, Sulis juga mendapatkan bantuan fasilitas belajar untuk anaknya dari pengusaha Putra Siregar serta santunan dari lembaga sosial dan pelaku usaha lainnya.

"Terus dari Putra Siregar memberikan bantuan seperti satu unit handphone yang nanti mungkin bisa dipakai untuk anak saya sekolah," katanya.

"Uang untuk pendidikan (anak)), terus dari kalangan YouTuber, entah orang lain, entah orang yang bersimpati dan kalangan-kalangan lain itu banyak yang memberi saya bantuan juga."

"Dan yang paling lebih besar mungkin yang saya sebutkan itu namanya LHS Charity, itu yang tadi malam datang itu LHS Charity memberi saya bantuan yang sangat-sangat besar. Terus juga dari keluarga besarnya pemilik Pisang Goreng Bu Nanik juga itu langsung (memberi bantuan)," papar Sulis menambahkan.

Baca juga: Tangis Ojol Memohon dan Panjat Mobil Petugas yang Angkut Motornya, Hotman Paris Janjikan Motor Baru

Tanggung Biaya Empat Anak Sekolah

Bantuan yang datang dari berbagai pihak tersebut diakui Sulis sangat membantu kondisi keuangan keluarganya. 

Sulis saat ini harus membiayai empat orang anak yang seluruhnya masih menempuh pendidikan di tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Anak pertamanya saat ini duduk di bangku kelas 2 SMP, anak kedua kelas 6 SD, anak ketiga kelas 3 SD, dan anak bungsunya baru menginjak kelas 1 SD.

Sementara itu, untuk mencukupi kebutuhan dapur, istri Sulis yang sehari-hari menjadi ibu rumah tangga terkadang ikut bekerja serabutan guna menambah pemasukan keluarga.

"Ibu rumah tangga dan juga bantu, kadang-kadang bekerja bekerja serabutan untuk bantu-bantu sedikitnya buat dapur," pungkas Sulis.

Sudinhub Minta Maaf

Menindaklanjuti sorotan publik tersebut, jajaran Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur, mendatangi kediaman Sulis untuk bersilaturahmi sekaligus mengembalikan sepeda motor yang sempat diamankan pada Minggu (20/6/2026).

Dalam pertemuan itu, perwakilan Sudinhub Jakarta Timur menyampaikan permohonan maaf dan menjadikan insiden tersebut sebagai bahan evaluasi dalam pelaksanaan penegakan aturan di lapangan.

"Ini menjadi pembelajaran buat kami. Ke depan akan kami perbaiki bagaimana melakukan penegakan hukum."

"Namun, kami juga berharap teman-teman tetap tertib berlalu lintas dan mematuhi rambu-rambu yang sudah ada," ujar perwakilan Sudinhub, dikutip dari TribunJakarta.com.

"Kami dengan tulus dan ikhlas menyampaikan permohonan maaf kepada bapak Sulis dan keluarga. Mudah-mudahan ini menjadi hal yang baik ke depan," lanjutnya.

Sementara itu, Sulis mengakui dirinya melakukan kesalahan dengan memarkirkan motor di lokasi yang tidak semestinya.

"Memang, saya juga minta maaf kalau saya salah. Ini menjadi teguran buat saya juga karena memang enggak boleh parkir sembarangan," kata Sulis.

Insiden ini menjadi pengingat bahwa penegakan aturan lalu lintas perlu dilakukan secara tegas, namun tetap mengedepankan pendekatan yang humanis.

Di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk mematuhi aturan parkir demi menjaga ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

(*)

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.