Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata
TRIBUNPALU.COM, SIGI - Relawan dari salah satu perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Morowali turun langsung membantu pemulihan warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Sigi.
Kegiatan tersebut difokuskan pada trauma healing bagi anak-anak penyintas gempa di Desa Kamarora B, Kecamatan Nokilalaki.
Gempa berkekuatan Magnitudo 6,7 yang mengguncang Sigi pada 16 Juni 2026 masih menyisakan dampak psikologis bagi warga, terutama anak-anak yang kini tinggal di tenda-tenda pengungsian.
Salah satu relawan, Ressa, mengatakan pihaknya hadir di lokasi pengungsian untuk memberikan pendampingan sekaligus membantu pemulihan trauma anak-anak yang terdampak bencana.
Baca juga: Bupati Morowali Sambut Danrem 132/Tadulako, Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Daerah
“Tujuan kami datang ke posko ini adalah untuk melakukan trauma healing kepada anak-anak yang terdampak gempa di Desa Kamarora,” ujar Ressa.
Ia menjelaskan, tim relawan sudah berada di lokasi sejak 17 Juni 2026 dan langsung mendirikan posko bantuan di sekitar area pengungsian warga.
Selain kegiatan trauma healing, relawan juga turut membantu berbagai kebutuhan darurat warga, mulai dari pengelolaan logistik hingga dukungan pelayanan kesehatan di lapangan.
“Sejak tanggal 17 kami sudah berada di sini. Kami juga membantu logistik, pelayanan kesehatan, dan kebutuhan warga di posko,” katanya.
Tim yang diturunkan berjumlah empat orang, terdiri dari satu tenaga medis dan tiga relawan pendukung lainnya.
Baca juga: Sembilan Fraksi DPRD Donggala Setujui Pembahasan Lanjutan Pertanggungjawaban APBD 2025
Selama kegiatan berlangsung, anak-anak diajak melakukan berbagai aktivitas permainan edukatif untuk mengurangi rasa takut dan trauma akibat gempa serta gempa susulan yang masih terjadi.
Melalui pendekatan tersebut, anak-anak diharapkan bisa kembali ceria dan berangsur pulih dari kondisi psikologis pascabencana.
Ressa menambahkan, kegiatan kemanusiaan ini direncanakan berlangsung hingga (23/6/2026) sebelum tim kembali ke Morowali.
Ia berharap kehadiran relawan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga yang terdampak, terutama dalam proses pemulihan mental dan sosial.
“Harapan kami, semoga anak-anak dan warga bisa lebih kuat, lebih sabar, dan bisa kembali menjalani kehidupan seperti biasa,” tuturnya.
Hingga kini, berbagai pihak masih terus melakukan penanganan darurat serta pemulihan bagi warga terdampak gempa di Kecamatan Nokilalaki dan sekitarnya di Kabupaten Sigi. (*)