Hari Kedua SPMB 2206 SMA Negeri 2 Sampit, Ratusan Berkas Salah Input hingga Harus Dicabut Ulang
Sri Mariati June 23, 2026 02:06 PM

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB 2026 di SMA Negeri 2 Sampit memasuki hari kedua pada Selasa (23/6/2026).  

Antusiasme tinggi para calon siswa justru memunculkan persoalan baru, yakni banyaknya kesalahan pengisian data yang membuat berkas pendaftaran harus dicabut dan diajukan kembali. 

Di tengah ramainya pendaftaran yang akan berlangsung hingga 25 Juni 2026 mendatang, panitia menemukan berbagai kesalahan administrasi mulai dari ketidaksesuaian data kartu keluarga, biodata rapor hingga kekeliruan memasukkan nilai. 

Sekretaris SPMB SMA Negeri 2 Sampit, Anwar Muttaqien, mengatakan secara umum pelaksanaan pendaftaran berjalan lancar meski masih ditemukan sejumlah kendala teknis. 

"Alhamdulillah berjalan lancar. Gangguan paling hanya sistem internet yang kadang lambat. Kemudian ada kesalahan data, misalnya kartu keluarga yang tidak sesuai dengan biodata rapor atau salah memasukkan nilai," ujarnya. 

Menurutnya, sebagian besar kesalahan terjadi karena calon peserta terlalu terburu-buru saat mengisi formulir pendaftaran secara daring. 

"Mereka terlalu semangat sehingga kurang teliti. Padahal data harus dibaca pelan-pelan dan disesuaikan satu per satu. Akhirnya ada yang harus datang ke sekolah untuk memperbaiki berkas dan mendaftar ulang," katanya. 

Bahkan pada hari pertama pelaksanaan SPMB, panitia mencetak sekitar 100 lembar pencabutan berkas.  

Jumlah tersebut kembali bertambah pada hari kedua karena masih banyak peserta yang melakukan kesalahan serupa. 

"Kemarin saya mencetak sekitar 100 lembar pencabutan berkas. Hari ini juga minta ditambah lagi karena masih banyak yang salah input," ungkapnya. 

Sementara itu, Ketua Panitia SPMB SMA Negeri 2 Sampit, Kariadi, menyebutkan jumlah pendaftar hingga hari kedua sudah mencapai ratusan orang dari berbagai jalur. 

Baca juga: Cegah Salah Pilih Jurusan, SPMB SMKN 2 Palangka Raya Terapkan Wawancara Bakat dan Minat

Baca juga: Hari Pertama SPMB 2026, SMA Negeri 1 Palangka Raya Ramai Didatangi Orang Tua Calon Siswa

Data sementara menunjukkan jalur domisili telah diikuti sekitar 300 pendaftar, jalur afirmasi lebih dari 70 pendaftar, jalur prestasi sudah menembus 100 pendaftar, sedangkan jalur mutasi sekitar 30 pendaftar. 

Meski jumlah pendaftar cukup tinggi, Kariadi memastikan kuota penerimaan tetap sama seperti tahun sebelumnya. 

"Kami tetap membuka 12 rombongan belajar dengan kuota sekitar 432 siswa. Tidak ada penambahan rombel tahun ini," jelasnya.  

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.