Danau Jemelak Sintang, Surga Tersembunyi di Tengah Kota Jadi Kawasan Wisata Cocok Dikunjungi
Madrosid June 23, 2026 03:32 PM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG – Danau Jemelak yang terletak di Kelurahan Ladang, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, menjadi satu destinasi wisata yang dikenal sebagai “surga tersembunyi” dengan panorama alam yang tenang dan asri.

Keindahan danau ini menawarkan suasana damai bagi pengunjung yang ingin melepas penat.

Aktivitas yang paling banyak dilakukan wisatawan di lokasi ini antara lain bersantai menikmati pemandangan gunung, menikmati ketenangan air danau, hingga memancing.

Surga Tersembunyi di Tengah Kota Sintang

Danau Jemelak menjadi salah satu destinasi yang terus dikembangkan sebagai kawasan wisata berbasis alam dan masyarakat.

Keasrian lingkungan membuat lokasi ini kerap disebut sebagai “surga tersembunyi” oleh para pengunjung maupun masyarakat sekitar.

Baca juga: Remaja 17 Tahun Hilang di Danau Biru Sintang, Proses Pencarian Libatkan SAR, Polisi dan Warga

Pengembangan Danau Jemelak semakin dikenal luas setelah digelarnya Jemelak Expo 2019 yang berlangsung pada 23 hingga 27 Oktober 2019.

Kegiatan pimpin langsung oleh Bupati Sintang saat itu, Jarot Winarno, di kawasan wisata Danau Jemelak waktu itu.

Selama kegiatan berlangsung, tercatat 17 jenis perlombaan dan berbagai kegiatan masyarakat turut meramaikan expo tersebut, yang menjadi bagian dari upaya promosi wisata daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sintang Jarot Winarno menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pelestarian alam dan pembangunan ekonomi masyarakat.

"Artinya, kita harus berupaya menjaga kehidupan yang harmoni dengan alam. Kabupaten Sintang sudah memilih sebagai kabupaten lestari. Masyarakat, program kerja, aktivitasnya berupaya menjaga alam supaya tetap lestari namun ekonomi tetap tumbuh dan kearifan lokal tetap kita jaga," pesan Jarot.

Ia juga menggambarkan luas wilayah Kabupaten Sintang yang setara dengan Provinsi Jawa Barat, dengan 1,2 juta hektare kawasan hutan atau sekitar 60 persen dari total wilayah, serta 880 ribu hektare di antaranya masih merupakan hutan asli.

Dikelola Masyarakat Lewat Jemelak Lestari

Menurut Bupati, pengembangan Danau Jemelak sebagai kawasan wisata merupakan hasil inisiatif masyarakat Kelurahan Ladang yang mulai memperkenalkan potensi tersebut sejak 2018.

Pada 2019, masyarakat membentuk organisasi bernama Jemelak Lestari yang bertujuan menjaga dan mengelola kawasan wisata secara berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Sintang memberikan dukungan terhadap inisiatif tersebut, termasuk bantuan pembangunan sekretariat organisasi.

Organisasi Jemelak Lestari juga mendapat pendampingan dari World Wide Fund for Nature (WWF) dan Sintang Fresh Water Care dalam upaya pelestarian lingkungan dan pengelolaan wisata berbasis ekologi.

Lurah Akcaya, Edi Hartono, menjelaskan bahwa fasilitas yang dibangun akan digunakan sebagai sekretariat untuk mendukung aktivitas organisasi tersebut dalam menjaga keberlanjutan Danau Jemelak.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.