Jaga Kesehatan Aparatur, Kanwil Kemenkum Kalbar Gandeng Puskesmas Gang Sehat Gelar CKG
Mirna Tribun June 23, 2026 03:32 PM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat menggelar Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai di lingkungan kerjanya.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kanwil Kemenkum Kalbar ini merupakan hasil kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Pontianak melalui UPT Puskesmas Gang Sehat, Kecamatan Pontianak Selatan, sebagai tindak lanjut surat permohonan tertanggal 2 Juni 2026. Senin (22/6).

CKG diikuti seluruh ASN, pegawai, dan mahasiswa magang di lingkungan Kanwil Kemenkum Kalbar, serta turut melibatkan ASN dari Kanwil Ditjen Imigrasi dan Kanwil HAM Kalimantan Barat.

Pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan dipantau langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat, Jonny Pesta Simamora, bersama Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Kepala Divisi Pelayanan Hukum, dan Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum.

Baca juga: Kemenkum Kalbar dan BRIDA Sekadau Sinergi Kembangkan Ekosistem Kekayaan Intelektual Daerah 

Kepala Kanwil Kemenkum Kalimantan Barat, Jonny Pesta Simamora, menegaskan bahwa kesehatan pegawai merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas pelayanan publik yang diberikan institusi.

"Pegawai yang sehat adalah aset utama organisasi. Kami tidak ingin pelayanan kepada masyarakat terganggu karena kondisi kesehatan aparatur yang tidak terpantau. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan setiap pegawai mengetahui kondisi kesehatannya secara dini, sehingga risiko penyakit kronis dapat dicegah sebelum berdampak pada produktivitas kerja maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat Kalimantan Barat," tegas Jonny.

Pemeriksaan dalam kegiatan ini mencakup wawancara riwayat kesehatan, pengukuran antropometri, kesehatan gigi, pendengaran, penglihatan, tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, hingga skrining kanker payudara bagi pegawai wanita.

Selain bertujuan mendeteksi dini penyakit tidak menular seperti diabetes melitus, hipertensi, dan gangguan kardiovaskular, kegiatan ini juga mendukung akselerasi transformasi digital kesehatan nasional melalui kewajiban penggunaan aplikasi SatuSehat Mobile bagi seluruh pegawai sebelum pemeriksaan.

Jonny menambahkan bahwa pemanfaatan teknologi digital dalam layanan kesehatan ini sejalan dengan komitmen Kanwil Kemenkum Kalbar dalam mendukung program nasional digitalisasi data kesehatan.

"Penggunaan SatuSehat Mobile bukan sekadar formalitas, tetapi langkah nyata kita mendukung terbentuknya basis data rekam medis aparatur yang terintegrasi dan akurat. Ini sejalan dengan arah transformasi digital yang terus kita dorong di seluruh lini organisasi," ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, Kanwil Kemenkum Kalbar akan melakukan rekapitulasi data profil kesehatan pegawai sebagai bahan evaluasi manajemen beban kerja, melakukan pemantauan klinis dan koordinasi rujukan lanjutan bagi pegawai dengan indikasi risiko penyakit kronis, serta menggalakkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) melalui penyediaan asupan nutrisi seimbang dan kegiatan olahraga berkala. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.