Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) Polres Lampung Selatan mengimbau warga agar tidak mendekat ke Gunung Anak Krakatau (GAK) melalui patroli.
Baca juga: Aktivitas Warga Pulau Sebesi Lampung Selatan Normal meski Gunung Anak Krakatau Erupsi
Sat Polair memberikan imbauan tersebut karena kondisi Gunung Anak Krakatau (GAK) meskipun saat ini masih dalam keadaan aman dan berstatus Level II atau Waspada.
Kasat Polair Polres Lampung Selatan, Iptu Panpan Hermayadi menegaskan, meskipun aktivitas gunung api tersebut relatif stabil, pihaknya tetap meningkatkan pengawasan di wilayah perairan sekitar Selat Sunda, khususnya area yang berdekatan dengan kawasan Gunung Anak Krakatau.
"Untuk kondisi saat ini masih aman, namun statusnya tetap Level II atau waspada. Kami akan terus melaksanakan patroli dan memberikan imbauan kepada para nelayan maupun wisatawan agar tidak mendekat ke kawasan Gunung Anak Krakatau," ujar Panpan Selasa (23/6/2026).
Ia menjelaskan, imbauan tersebut juga ditujukan kepada pihak travel agen yang mengoperasikan trip wisata menuju kawasan Krakatau agar mematuhi rekomendasi resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Menurutnya, sesuai ketentuan, masyarakat, nelayan, dan wisatawan dilarang beraktivitas dalam radius sekitar 2 kilometer dari kawah aktif karena potensi perubahan aktivitas vulkanik yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
"Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Kami minta semua pihak mematuhi aturan dan tidak mengambil risiko dengan mendekati area berbahaya," tambahnya.
Polres Lampung Selatan bersama instansi terkait juga terus melakukan patroli rutin di wilayah perairan untuk memastikan tidak ada aktivitas wisata maupun penangkapan ikan yang melanggar batas aman di sekitar Gunung Anak Krakatau.
Hingga kini, kondisi gunung api di Selat Sunda tersebut masih terus dipantau secara intensif oleh petugas, meskipun belum menunjukkan peningkatan aktivitas yang signifikan.
( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )