TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Persidangan Sinode Am (PSA) XVI Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) tahun 2026 resmi digelar di Pendopo Djaparudin, Jalan Inhutani, Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, Rabu (23/6/2026).
PSA merupakan forum tertinggi dalam struktur organisasi GKPI sebagaimana diatur dalam Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga GKPI, dan tahun ini menjadi pelaksanaan ke-16 sekaligus pertama kalinya Kabupaten Tana Tidung menjadi tuan rumah.
Adapun tema kegiatan PSA XVI GKPI tahun 2026 yakni 'Hiduplah Sebagai Terang Yang Membuahkan Kebaikan, Keadilan dan Kebenaran' (Efesus 5:8b-9), dengan subtema 'Menjadi Gereja yang Mandiri dan Semangat dalam Pelayanan Kasih'.
Kegiatan tertinggi di lingkungan Sinode GKPI yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali ini diikuti sebanyak 320 peserta yang berasal dari berbagai wilayah pelayanan GKPI di Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur.
Baca juga: Kenang Sosok Yesus, Perjamuan Kudus Isi Perayaan Jumat Agung di GKPI Tanjung Selor-Bulungan Kaltara
Kehadiran 320 peserta ini mampu membuat Pendopo Djaparudin penuh dengan lautan masyarakat dari berbagai daerah yang ada di Kaltara termasuk Kaltim.
Peserta kegiatan berasal dari berbagai wilayah pelayanan Sinode GKPI, di antaranya Wilayah Malinau, Sungai Kayan, Lumbis, Lumbis Ogong, Sembakung, Sebuku, Krayan, Tana Tidung hingga Mahakam.
Berdasarkan data sekretariat, para peserta terdiri dari utusan jemaat dan peninjau yang selama kegiatan diinapkan di rumah-rumah jemaat di Desa Limbu Sedulun, Desa Sedulun, dan Desa Sebidai.
Sementara itu, pusat kegiatan dipusatkan di Balai Adat Limbu Sedulun dengan dukungan gereja mitra GKPI, yakni GKII Tideng Pale dan GPdI Limbu Sedulun.
Wakil Gubernur Kaltara yang hadir membuka kegiatan menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan PSA XVI GKPI di Kabupaten Tana Tidung.
“Tentunya masyarakat KTT sangat luar biasa, karena ini pertama kalinya KTT sebagai tuan rumah dan juga kegiatan ini bukan kegiatan daerah tapi nasional,” ujar Ingkong Ala saat ditemui TribunKaltara.com usai membuka acara.
Ia menambahkan, kegiatan ini tidak hanya menjadi forum organisasi, tetapi juga sarana evaluasi dan penguatan program ke depan.
“Ini untuk pembentukan pengurus dan ketua tentunya, dan juga akan ada evaluasi program-program yang sudah berjalan, kemudian untuk membahas bagaimana mengatur program visi misi ke depan supaya organisasi ini semakin lama semakin tumbuh, semakin kuat dan bermanfaat bagi jemaatnya, masyarakat bahkan semakin kuat berkolaborasi dengan pemerintah,” lanjutnya.
Menurutnya, pelaksanaan PSA yang digelar setiap lima tahun sekali ini merupakan momentum penting bagi penguatan organisasi GKPI sekaligus bentuk kepercayaan terhadap Kabupaten Tana Tidung sebagai tuan rumah.
“Jadi intinya dengan adanya kegiatan di sini tentu masyarakat KTT sangat berterima kasih dengan adanya kepercayaan diberikan sebagai tuan rumah. Kita juga di mana pun dan kapan pun akan siap, sebenarnya ini agenda lima tahun sekali jadi luar biasa,” pungkasnya.
(*)
Penulis : Rismayanti