Mantan Istri Taufik Hidayat Bongkar Sifat Asli Sang Penyiksa Gadis Bandung
Noval Andriansyah June 23, 2026 09:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandung - Sifat asli dan tabiat beringas Taufik Hidayat, pelaku penyekapan sekaligus penyiksaan sadis terhadap kekasihnya di Bandung, akhirnya dibongkar habis oleh mantan istrinya. 

Baca juga: Kedok Taufik Hidayat Si Penyiksa Gadis Bandung, Kerap Ngaku Duda Terzalimi di TikTok

Wanita yang pernah membina rumah tangga dengan Taufik itu blak-blakan mengenai kekejaman masa lalu sang mantan suami yang kini tengah diburu polisi.

Pengakuan mengejutkan ini terungkap setelah penyidik dari Polda Jawa Barat menelusuri rekam jejak Taufik lewat Kartu Tanda Penduduk (KTP)-nya yang masih berstatus "kawin".

Dari sana, polisi berhasil melacak keberadaan mantan istri pelaku untuk dimintai keterangan sebagai saksi kunci.

Di hadapan penyidik, sang mantan istri mengaku sudah kenyang mencicipi sifat keji Taufik dan membenarkan bahwa dirinya dulu juga sering menjadi pelampiasan amarah serta korban penyiksaan fisik oleh pelaku.

"Yang kami temui ini adalah mantan istrinya yang lama sudah putus (pisah), itu yang sedang kita konfirmasi dan dia juga diperlakukan yang sama, tapi tidak separah yang ini," ungkap Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, Selasa (23/6/2026), dilansir TribunnewsBogor.com.

Kesaksian dari mantan istrinya ini seolah meruntuhkan seluruh citra palsu yang selama ini dibangun Taufik di jagat maya.

Di media sosial TikTok, Taufik getol memasang tampang memelas dengan membuat konten drama seolah-olah dirinya adalah seorang duda yang terzalimi, lengkap dengan foto-foto wajah hasil editan kecerdasan buatan (AI) serta nama samaran "Yuda" untuk menjaring korban baru.

Pihak kepolisian sendiri memilih untuk merahasiakan identitas sang mantan istri rapat-rapat demi menjamin keselamatan nyawanya dari ancaman pelaku.

"Polda Jabar tidak bergerak sendiri, kita sudah bekerja sama dengan LPSK untuk melindungi saksi," tegas Kapolda Jabar, Irjen Rudi Setiawan.

Penyelidikan mendalam ini dilakukan setelah aksi keji Taufik terbongkar lewat ditemukannya sang kekasih, Yuvita Tri Rezeki, dalam kondisi kritis di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Pihak keluarga yang syok mendapati Yuvi dalam kondisi mengenaskan setelah tiga tahun menghilang, langsung melaporkan kasus ini ke polisi.

Kepada keluarganya, Yuvi mengaku disekap selama tiga tahun dan dibawa berpindah-pindah kosan setiap tiga bulan sekali oleh Taufik.

Akibat penyiksaan ekstrem itu, kedua mata Yuvi kini buta total, bibirnya digunting, hidung bengkok, kaki penuh bekas bacokan, serta kepalanya bernanah akibat sering dipukuli.

Ulah narsistik Taufik ini ternyata juga memakan korban wanita lain di media sosial yang mengaku pernah disiksa di hotel maupun kosan, tanpa diberi makan dan minum, serta dipaksa melayani nafsu bejatnya di bawah ancaman kekerasan.

Penjaga Kos Diancam

Selain menyasar para wanita, sifat asli Taufik yang temperamental dan beringas juga dirasakan oleh Resa, seorang penjaga kos yang menyelamatkan Yuvi ke RSHS Bandung menggunakan taksi online. Taufik diduga meradang karena Resa berani ikut campur dan membongkar kedoknya.

Menurut Resa, Taufik sempat datang mencarinya ke kosan sambil menenteng sebilah golok dan melontarkan ancaman pembunuhan.

"Dia nyari ke sini bawa golok, ngancam kalau misal istri saya meninggal si Resa harus mati sama istrinya juga," ceritanya cemas.

Tak berhenti di situ, pelaku yang kalap juga mengirimkan pesan penuh amarah via WhatsApp kepada penjaga kos lain untuk diteruskan kepada Resa dengan bahasa Sunda yang berisi sumpah serapah.

"Bejakeun ka si Esa aing dendam demi Alloh. Si jadi saksi mitnah aing majatken aing nyiksa awewe. Tanpa nele mata mitnah aing seenkan si moal cicing aing siap ga siap jeng pengacara."

"Aing mah keun siah salila aya di kosan bakal panggih jeng aing bakal modar diresikoan jeng (Bilangin ke si Esa saya dendam demi Allah. Jadi fitnah saya bilangnya saya nyiksa perempuan. Tanpa lihat mata fitnah saya seenaknya, gak akan diam saya siap bawa pengacara. Saya gak takut sampai kapan ada di kosan bakal ditemui sama saya bakal mati)," tulis ancaman Taufik.

Hingga saat ini, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan menegaskan bahwa tim khusus dari kepolisian masih terus bergerak di lapangan untuk memburu Taufik Hidayat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.