TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Sebanyak tujuh Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kementerian Agama Kabupaten Lingga, resmi dilantik dalam Pengangkatan Pertama Jabatan Fungsional di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan pelantikan dilaksanakan secara hybrid, di Lingga pusat kegiatan berada di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lingga, Daik.
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah atau janji jabatan, dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kantor Wilayah Kementerian Agama Kepulauan Riau, Zoztafia.
Dalam kesempatan tersebut, para PNS yang dilantik secara khidmat mengucapkan sumpah jabatan sebagai jabatan fungsional.
Kakanwil menegaskan bahwa jabatan fungsional bukan sekadar perubahan status kepegawaian, tetapi merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, profesionalitas, dan integritas.
“Jabatan fungsional menuntut kinerja yang terukur, inovatif, serta berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas layanan publik Kementerian Agama,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya adaptasi terhadap perubahan birokrasi dan peningkatan kompetensi berkelanjutan, terutama dalam mendukung transformasi layanan di lingkungan Kementerian Agama.
Sementara itu, Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Kabupaten Lingga, Abdurokhman, menyampaikan ucapan selamat kepada tujuh PNS tersebut.
Ketujuh PNS yang dilantik terdiri dari jabatan Penyuluh Agama Islam Ahli Pertama, Pranata Komputer Ahli Pertama, Penghulu Ahli Pertama, Guru Ahli Pertama, serta Penata Laksana Barang Terampil.
Rokhman berpesan, pelantikan tersebut bukan hanya sebuah pencapaian administratif, tetapi juga amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan semangat pengabdian.
“Selamat kepada seluruh PNS yang telah dilantik. Ini adalah awal dari tanggung jawab baru yang harus dijalankan dengan profesional, berintegritas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutur dia.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan nilai moderasi beragama dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Menurutnya, setiap jabatan memiliki peran strategis dalam menyebarkan pesan kesejukan di tengah masyarakat.
Ia memberikan contoh peran masing-masing jabatan, seperti guru yang menyampaikan nilai moderasi kepada peserta didik di lingkungan pendidikan, penyuluh agama yang menjadi garda terdepan dalam pembinaan masyarakat.
Kemudian, pranata komputer yang dapat menyebarkan pesan positif melalui media sosial, serta penghulu yang memberikan pembinaan kepada calon pengantin.
“Setiap jabatan memiliki ruang pengabdian. Gunakan ruang itu untuk menyebarkan kesejukan, memperkuat kerukunan, dan menghadirkan layanan yang berkualitas bagi masyarakat,” tambahnya. (Tribunbatam.id/Febriyuanda)