Bupati Sumedang: Ramainya Jamaah Subuh Jadi Cermin Kemajuan Masyarakat
Siti Fatimah June 23, 2026 10:11 PM

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menilai Shalat Subuh berjamaah tidak hanya memiliki nilai ibadah, tetapi juga menjadi indikator tumbuhnya semangat kebersamaan, kedisiplinan, dan kemajuan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Dony saat menghadiri Shalat Subuh Berjamaah di Masjid Asy Syuhada, Dusun Cilembu, RT 01 RW 08, Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, Selasa (23/6/2026).

Menurut Dony, kebiasaan melaksanakan Shalat Subuh berjamaah mencerminkan kesiapan seseorang untuk bangkit, bekerja keras, dan menjalani kehidupan dengan penuh tanggung jawab.

"Barang siapa yang mampu melaksanakan Shalat Subuh, berarti dia siap bangkit dalam kehidupannya. Orang yang siap bekerja keras adalah orang yang mampu bangun Subuh dan melawan rasa malas ketika adzan berkumandang," kata Dony.

Ia menjelaskan, Shalat Subuh menjadi momentum untuk memulai aktivitas dengan niat yang baik, yang diharapkan berdampak pada berbagai aktivitas sepanjang hari.

Selain itu, Dony menilai budaya berjamaah di masjid dapat memperkuat hubungan sosial antarwarga dan membangun lingkungan yang harmonis.

Menurutnya, kemajuan suatu daerah tidak terlepas dari kuatnya nilai-nilai kebersamaan yang tumbuh di tengah masyarakat.

"Insya Allah apabila dalam satu desa masjidnya ramai oleh jamaah Subuh, maka desanya akan hidup, warganya rukun, damai, guyub dan pada akhirnya akan maju. Jika desa maju, kecamatan akan maju, kabupaten akan maju dan negara pun menjadi kuat," ujarnya.

Dony berharap kegiatan Shalat Subuh berjamaah dapat terus digalakkan karena selain memperkuat kehidupan keagamaan, juga berkontribusi terhadap pembangunan sosial masyarakat.

Ia juga berharap keberkahan dari kegiatan tersebut dapat dirasakan oleh masyarakat maupun aparatur pemerintah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Sumedang menyerahkan bantuan sarana keagamaan kepada DKM Masjid Asy Syuhada berupa uang infak dan karpet masjid.

Selain itu, dilakukan pula penyerahan simbolis bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) bagi warga yang membutuhkan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, para kepala perangkat daerah, Camat Pamulihan, tokoh agama, serta masyarakat setempat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.