Kronologi Wali Murid SDN Brebes 02 Geruduk Sekolah karena Tabungan Siswa Tak Kunjung Cair
raka f pujangga June 24, 2026 12:14 AM

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Lantaran uang tabungan tak kunjung dicairkan, wali murid dari kelas 3B SDN Brebes 02 menggeruduk sekolah guna menagih uang tabungan siswa pada Selasa 23 Juni 2026.

Salah satu wali murid yang ditemui media di sekolah menyebut, para orang tua mendatangi sekolah untuk menemui guru wali kelas 3B atas nama Farikhin.

Wali murid meminta agar tabungan siswa dibayarkan.

Menurut wali murid, tabungan siswa di kelas lain sekolah tersebut sudah dibagikan pada Rabu pekan kemarin sebelum terima rapor.

Baca juga: Sambut Libur Sekolah, Stasiun Purwokerto Hadirkan Skybridge Holiday

Namun khusus kelas 3B tabungan siswa belum dibagi sampai dengan penerimaan rapor Sabtu kemarin.

"Kelas lain sudah dibagikan ke murid. Tapi untuk 3B belum sampai hari ini. Perwakilan murid sudah beberapa kali datang ke SD untuk menanyakan," ujar salah satu wali murid yang minta identitasnya dirahasiakan.

Wali murid lain kepada wartawan menyampaikan sempat ketar ketir karena uang tabungan anaknya tidak segera dibagikan.

Dia membandingkan, jika kelas lain sudah dibagi pada Rabu pekan lalu, artinya ada keterlambatan 7 hari.

"Sejak Rabu sudah ada pembagian di kelas lain, tapi kelas 3B kok belum.

Kemudian kami menunggu beberapa hari, tapi tidak ada kepastian.  Akhirnya hari ini para orang tua mendatangi sekolah," tandas dia.

Untuk memastikan pengembalian uang tabungan, para orang tua mendatangi sekolah pada Selasa pagi.

Diperoleh kabar, wali kelas 3B akan membagikan uang tabungan pada Selasa siang sehingga orang tua siswa pun pulang.

"Kami disuruh pulang, dan siangnya diminta balik ke sekolah. Jam 12.00 sudah kumpul," lanjutnya.

Sampai dengan pukul 15.00 WIB, wali kelas 3B tidak kunjung datang.

Baru pada sekitar pukul 16.00 WIB, wali kelas datang dan uang tabungan langsung dibagikan.

''Dari jam 12.00 siang nunggu sampai 16.00 baru dibagikan," tambahnya.

Kepala SDN 02 Brebes Yusti Puspitawati saat ditemui media di ruang kerjanya mengaku tidak mengetahui persis berapa banyak jumlah uang tabungan tersebut.

Pihaknya menyebut jika tindakan yang dilakukan tidak dibenarkan dan wajib untuk mengembalikan.

Kepala sekolah berdalih, jika penundaan pengembalian tabungan karena guru tersebut sedang melaksanakan tugas dari Dinas untuk mengikuti Porsenitas di luar kota.

"Adanya penundaan karena guru wali kelas mendapat tugas untuk persiapan mengikuti Porsenitas. Karena masuk menjadi salah satu atlet di Porsenitas," ungkapnya menjawab pertanyaan media.

Baca juga: Libur Sekolah Naik Motor Bersama Anak? Waspadai Bahaya “Airbag Hidup” di Depan Pengendara

Menurut Yusti, kegiatan menabung itu baik untuk mencontohkan siwa menabung.

"Jadi maksudnya guru mendidik anak untuk bisa berlatih menabung."

"Ada yang nabung ada yang engga, jadi besar kecilnya ya masih-masing. Untuk menabungnya di Bank Brebes," tandasnya. (Pet)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.