Joe Hart Curigai Ada Masalah pada Bola Adidas Trionda di Piala Dunia 2026 Setelah Terlalu Sering Melihat Gol Serupa
Hendra Wijaya June 24, 2026 01:10 AM

Joe Hart menyoroti adanya kejanggalan pada bola adidas Trionda yang digunakan di Piala Dunia 2026 setelah ia memperhatikan pola yang berulang dalam terciptanya gol-gol jarak jauh. Mantan penjaga gawang tim nasional Inggris itu meyakini bahwa tendangan tanpa putaran menyebabkan kesulitan besar bagi para kiper, dengan banyak penjaga gawang ternama kesulitan membaca arah laju bola.

Para penjaga gawang kesulitan membaca arah bola Trionda

Berbicara kepada BBC, Hart mempertanyakan perilaku bola adidas Trionda setelah menyaksikan sejumlah gol serupa selama turnamen berlangsung. Komentarnya tersebut muncul setelah gol pembuka Kylian Mbappe dalam kemenangan 3-0 Prancis atas Irak. Ia juga menyoroti beberapa contoh lain yang melibatkan penjaga gawang top, termasuk Jordan Pickford dari Inggris, sebagai bukti bahwa karakteristik pergerakan bola mungkin menimbulkan masalah.

Hart menyoroti tren yang berulang

Hart berpendapat bahwa para kiper kesulitan menghadapi tembakan yang dilepaskan tanpa efek lengkung dan meluncur setinggi bahu. Menurut mantan penjaga gawang Manchester City itu, fenomena ini sudah terlalu sering terjadi sepanjang turnamen untuk dianggap sebagai kebetulan semata.

“Saya sudah terlalu sering melihat gol seperti ini di Piala Dunia untuk tidak curiga ada sesuatu dengan bola tersebut,” jelas Hart. “Ketika bola berada pada ketinggian bahu, dan tidak diputar atau diberi efek, para penjaga gawang tampak kesulitan.”

Membahas gol Mbappe, ia menambahkan: “Kylian Mbappe mengontrol bola, memang ada beberapa bek di depannya yang membuat situasi sulit bagi [penjaga gawang] Ahmed [Basil], tapi sejak saat itu ia sudah mengamati bola. Perhatikan lintasan bola itu, bola tidak bergerak.”

“Bola itu tidak tepat mengarah ke sudut gawang – saya tidak bermaksud menyalahkan kiper karena saya juga melihat hal serupa dialami [Edouard] Mendy, [Luca] Zidane, dan Pickford – mereka tampaknya tidak bisa menyesuaikan waktu dengan benar terhadap bola Piala Dunia ini ketika bola melaju di atas ketinggian bahu tanpa efek lengkung.”

“Saat bola meninggalkan kaki [Mbappe], seorang penjaga gawang kelas dunia seharusnya bisa melangkah dan menyelam, namun tampaknya bola sudah terlalu dekat sebelum mereka sempat bereaksi. Seberapa sering di level tertinggi kita melihat kiper sempat menyentuh bola namun tetap kebobolan? Sangat jarang, karena biasanya jika mereka bisa menyentuh bola, mereka mampu menepisnya ke samping.”

Mengapa Hart menilai para kiper sering terkecoh

Mantan penjaga gawang tim nasional Inggris itu meyakini bahwa masalah ini tidak semata-mata akibat kesalahan individu. Hart berpendapat bahwa kecepatan dan kurangnya putaran pada beberapa tembakan mengacaukan insting dan perhitungan waktu yang telah diasah para penjaga gawang elit selama bertahun-tahun latihan.

“Di turnamen ini, saya melihat banyak penjaga gawang berhasil menyentuh bola yang datang di atas ketinggian bahu, tetapi tidak mampu menahannya,” ujarnya. “Ada yang tidak beres. Ini menyangkut perhitungan otak seorang penjaga gawang. Anda melihat bola, bersiap, bergerak, lalu terbang mengejarnya. Namun di turnamen ini, mereka sudah bersiap dan melompat, tapi perhitungannya tidak sesuai dengan yang biasa mereka lakukan setiap hari.”

Mengulang kekacauan Jabulani?

Walau belum ada penjaga gawang aktif di turnamen yang secara terbuka mendukung kritik Hart, situasi ini memunculkan perbandingan dengan bola Jabulani yang kontroversial di Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Saat itu, bola tersebut digambarkan para pemain seperti “bola dari supermarket” karena pergerakannya yang sulit diprediksi. Bola Trionda, yang dirancang dengan empat panel dan garis lekukan khusus untuk meningkatkan stabilitas, seharusnya menghindari kontroversi seperti itu. Namun dengan turnamen yang masih berlanjut dan babak gugur yang akan segera dimainkan, perhatian terhadap performa Trionda tampaknya akan semakin meningkat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.