Jejak Pelarian Taufik Hidayat Penyekap Wanita di Bandung: Kabur ke Tangerang, Berakhir di Ciparay
Seli Andina Miranti June 24, 2026 01:11 AM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Polisi telah berhasil meringkus Taufik Hidayat, pelaku penganiayaan dan penyiksaan terhadap YTR (29) perempuan asal Rancaekek, Kabupaten Bandung. 

Taufik Hidayat ditangkap di Perumahan Griya Pesona Jalan Griya Pesona, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (23/6/2026).

Kabar tersebut diumumkan Kapolda Jabar, Irjen Rudi Setiawan didampingi Direktur Reserse Kriminal Umum, Kombes I Gede Adhi Mulyawarman, Direktur PPA-PPO, Kombes Rumi Untari, dan Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan.

Baca juga: Ketika Pelaku Penyekapan Wanita Rancaekek Masih Santai Jawab Perkataan Polisi, Tenang saat Digiring

Sebelumnya, kasus tersebut bermula dari YTR, wanita asal Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, disekap dan dianiaya selama tiga tahun oleh sang pacar, Taufik Hidayat. YTR terakhir kali tinggal bersama TH dalam sebuah kontrakan di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Korban diantarkan dalam kondisi mengenaskan ke IGD RSHS Bandung.

Setelah ditangkap di Ciparay, Kabupaten Bandung, Taufik Hidayat lantas dibawa ke Polsek Majalaya dan akhirnya ke Mapolda Jabar.

"Alhamdulillah pelaku berhasil ditangkap pukul 18.30 WIB di sebuah perumahan Griya Pesona," katanya.

Kesehatan Taufik Hidayat pun sempat diperiksa untuk memastikan kondisi pelaku dalam keadaan sehat, termasuk pemeriksaan seluruh badan. 

Hal itu dilakukan agar mendapatkan informasi atau kondisi yang sebenarnya terhadap tersangka.

"Kami juga tadi lakukan tes narkoba ke Taufik Hidayat dan hasilnya negatif. Pelaku hanya mengakui habis minum intisari," katanya.

Pelaku dalam kondisi sehat dan siap untuk ditahan dan menjalani pemeriksaan awal. 

SANTAI - Tampang Taufik Hidayat (lingkaran merah), penyiksa dan penyekap perempuan Rancaekek saat diamankan polisi di Majalaya, Selasa 23 Juni 2026 malam.
SANTAI - Tampang Taufik Hidayat (lingkaran merah), penyiksa dan penyekap perempuan Rancaekek saat diamankan polisi di Majalaya, Selasa 23 Juni 2026 malam. (Tangkapan Layar)

Pada Rabu (24/6/2026) akan dilanjutkan pemeriksaan kepada Taufik termasuk melibatkan beberapa ahli kejiwaan supaya polisi memiliki data awal bagaimana kondisi kejiwaan pelaku.

"Apa yang dilakukan pelaku ini sangat tidak wajar dan di luar kebiasaan perilaku seseorang terhadap kekasihnya alias ini terlalu sadis," kata Rudi.

Taufik Hidayat akan ditahan di sel khusus yang dipasangi kamera CCTV. Nanti dia akan berada sendiri di sel itu dengan tetap dalam pengawasan.

"Terima kasih atas dukungan seluruh masyarakat, media, dan pihak lembaga yang sudah membantu kami dalam menemukan tersangka," katanya.

Baca juga: BREAKING NEWS Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Perempuan Rancaekek Ditangkap di Majalaya

Ditangkap di Rumah Kerabat

Disinggung terkait keberadaan Taufik Hidayat di Perumahan Griya Pesona ini, kata Rudi, pengakuan pelaku itu rumah kerabatnya yang diyakini sebagai tempat aman menurutnya.

"Tapi, kami sudah melacaknya. Tadi pagi kami sudah berara di Majalaya dan mengikuti apa yang dilakukannya. Tadi pagi yang bersangkutan melakukan beberapa transaksi yang menjadi petunjuk bagi kami. Maka, para tim yang bertugas di Majalaya tetap berada di sana mencari seputar wilayah perumahan dan akhirnya sore hari hingga malam dapat ditangkap," ujarnya.

BORGOL KABEL TIS- Taufik Hidayat, penyiksa dan penyekap perempuan Rancaekek saat diamankan polisi di Majalaya, Selasa 23 Juni 2026 malam. Tangannya diborgol menggunakan kabel tis.
BORGOL KABEL TIS- Taufik Hidayat, penyiksa dan penyekap perempuan Rancaekek saat diamankan polisi di Majalaya, Selasa 23 Juni 2026 malam. Tangannya diborgol menggunakan kabel tis. (Tangkapan Layar)

Sempat ke Tangerang

Pelarian Taufik Hidayat, lanjut Kapolda, sempat pergi ke Tangerang. Pelaku itu merasa bahwa Tangerang tempat yang aman. Tapi, di sana dia bingung dan merasa tak aman hingga kembali lagi ke Jabar.

"Kami sempat menanyakan ke Taufik ini, dia mengaku merasa takut, curiga sama semua orang, dan tak tahu mau ke mana hingga akhirnya sampailah di Majalaya dan tertangkap," katanya

Taufik Hidayat juga mengakui atas perbuatannya terhadap YTR dan mengaku menyesal.

"Dia tadi sempat menyatakan bahwa dia menyesal karena ini dilakukan di bawah kesadarannya akibat konsumsi alkohol. Setiap hari dia minum miras dan selalu berdebat dengan kekasihnya dan terjadi penganiayaan," ucapnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.