TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan Katolik Rabu 24 Juni 2026.
Tema renungan katolik "rencana Allah tidak gagal karena kelemahan manusia".
Renungan katolik disiapkan untuk hari raya kelahiran Santo Yohanes Pembaptis dengan warna liturgi putih.
Bacaan hari Rabu: Yes. 49:1-6; Mzm. 139:1-3,13-14ab,14c-15; Kis. 13:22-26; Luk. 1:57-66,80 dan BcO Yer. 1:4-10.17-19.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Rabu 24 Juni 2026, Membawa Keselamatan bagi Orang Lain
Dengarkanlah aku, hai pulau-pulau, perhatikanlah, hai bangsa-bangsa yang jauh! TUHAN telah memanggil aku sejak dari kandungan telah menyebut namaku sejak dari perut ibuku.
Ia telah membuat mulutku sebagai pedang yang tajam dan membuat aku berlindung dalam naungan tangan-Nya. Ia telah membuat aku menjadi anak panah yang runcing dan menyembunyikan aku dalam tabung panah-Nya.
Ia berfirman kepadaku: “Engkau adalah hamba-Ku, Israel, dan olehmu Aku akan menyatakan keagungan-Ku.”
Tetapi aku berkata: “Aku telah bersusah-susah dengan percuma, dan telah menghabiskan kekuatanku dengan sia-sia dan tak berguna; namun hakku terjamin pada TUHAN dan upahku pada Allahku.”
Maka sekarang firman TUHAN, yang membentuk aku sejak dari kandungan untuk menjadi hamba-Nya, untuk mengembalikan Yakub kepada-Nya, dan supaya Israel dikumpulkan kepada-Nya: maka aku dipermuliakan di mata TUHAN, dan Allahku menjadi kekuatanku, firman-Nya:
“Terlalu sedikit bagimu hanya untuk menjadi hamba-Ku, untuk menegakkan suku-suku Yakub dan untuk mengembalikan orang-orang Israel yang masih terpelihara. Tetapi Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi.”
Mazmur Tanggapan: 139
Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. TUHAN, Engkau menyelidiki dan mengenal aku;
Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh.
Engkau memeriksa aku, kalau aku berjalan dan berbaring, segala jalanku Kaumaklumi.
Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku.
Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.
Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu, ketika aku dijadikan di tempat yang tersembunyi, dan aku direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah;
Bacan Kedua:
Setelah Saul disingkirkan, Allah mengangkat Daud menjadi raja mereka. Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku.
Dan dari keturunannyalah, sesuai dengan yang telah dijanjikan-Nya, Allah telah membangkitkan Juruselamat bagi orang Israel, yaitu Yesus.
Menjelang kedatangan-Nya, Yohanes telah menyerukan kepada seluruh bangsa Israel supaya mereka bertobat dan memberi diri dibaptis.
Dan ketika Yohanes hampir selesai menunaikan tugasnya, ia berkata: Aku bukanlah Dia yang kamu sangka, tetapi Ia akan datang kemudian dari padaku. Membuka kasut dari kaki-Nyapun aku tidak layak.
Hai saudara-saudaraku, baik yang termasuk keturunan Abraham maupun yang takut akan Allah, kabar keselamatan itu sudah disampaikan kepada kita.
Bacaan Injil Katolik:
P: Inilah Injil Tuhan Kita Yesus Kristus Karangan Santo Lukas 1:57-66,80
U: Dimuliakanlah Tuhan
Kemudian genaplah bulannya bagi Elisabet untuk bersalin dan ia pun melahirkan seorang anak laki-laki.
Ketika tetangga-tetangganya serta sanak saudaranya mendengar bahwa Tuhan telah menunjukkan rahmat-Nya yang begitu besar kepadanya, mereka bersukacita bersama-sama dengan dia.
Pada hari kedelapan mereka datang untuk menyunatkan anak itu dan hendak menamainya Zakharia menurut nama ayahnya.
Tetapi ibunya berkata, "Jangan, ia harus dinamai Yohanes."
Mereka berkata kepadanya, "Tidak ada seorang pun di antara sanak saudaramu yang bernama demikian."
Lalu mereka memberi isyarat kepada ayahnya untuk bertanya nama apa yang hendak diberikannya kepada anak itu.
Ia meminta sebuah batu tulis, lalu menuliskan kata-kata ini: "Namanya adalah Yohanes." Dan mereka semua menjadi heran.
Seketika itu juga terbukalah mulutnya dan terlepaslah lidahnya, lalu ia berkata-kata dan memuji Allah.
Maka ketakutanlah semua orang yang tinggal di sekitarnya, dan segala peristiwa itu menjadi buah tutur di seluruh pegunungan Yudea.
Semua orang yang mendengarnya merenungkannya dan berkata, "Menjadi apakah anak ini nanti?" Sebab tangan Tuhan menyertai dia.
Adapun anak itu bertambah besar dan makin kuat rohnya. Ia tinggal di padang gurun sampai pada hari ia harus menampakkan diri kepada Israel.
P: Demikianlah Injil Tuhan
U: Terpujilah Kristus
Renungan Harian Katolik
"Rencana Allah Tidak Gagal Karena Kelemahan Manusia"
Hari Raya Kelahiran St. Yohanes Pembaptis
Kelahiran setiap manusia telah direncanakan oleh Allah, sebagaimana kita baca dalam kitab Mazmur pada hari ini: `Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku` (Mzm 139:13). Jadi, kehamilan Elisabet dalam masa tuanya, sebagaimana dikisahkan dalam Luk 1:5-24, juga merupakan bagian dari rencana Allah.
Ketika Zakharia menganggap hal tersebut mustahil karena dia dan isterinya sudah lanjut usia, itu melawan rencana Allah, sehingga dia dijatuhi hukuman menjadi bisu. Meskipun demikian, dalam kerahiman-Nya yang besar, Allah tidak membatalkan rencana-Nya. Elisabet tetap mengandung dan melahirkan anaknya pada waktu yang telah ditentukan.
Seperti yang dikisahkan dalam injil Lukas hari ini, lidah Zakharia kembali terbuka dan dapat berbicara setelah ia taat pada perintah Allah untuk menamai anaknya Yohanes (ay. 63-64). Kelahiran Yohanes menandai dimulainya babak baru dalam sejarah keselamatan, karena Allah akan segera mengutus Putra Tunggal-Nya untuk menebus dunia dari kuasa kejahatan. Melalui peristiwa ini, kita diajak untuk percaya dan setia pada rencana Allah, sebab dalam kasih dan kerahiman-Nya, Ia senantiasa membimbing hidup kita.
(Sr. Marietta, P.Karm) (Sumber iman katolik.or.id/www.renunganpkarmcse.com/adiutami.comkgg).