Mendes Yandri Temui 10 Asosiasi Desa, Bahas Program MBG dan Koperasi Merah Putih
Jaisy Rahman Tohir June 24, 2026 09:11 AM

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto dan Wakil Mendes PDT Ahmad Riza Patria menemui 10 asosiasi desa untuk berdiskusi, Selasa (23/6/2026).

Dalam forum itu, sejumlah pihak membahas perkembangan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Adapun 10 asosiasi yang hadir terdiri dari PAPDESI, APDESI Merah Putih, PP PPDI, APDESI, DPN PPDI, PABPDSI, ABPEDNAS, KOMPAKDESI, AKSI, dan GEMA Desa.

Usai pertemuan, Yandri mengatakan kedua program prioritas nasional tersebut dinilai mendorong munculnya berbagai desa tematik di sejumlah wilayah.

"Program MBG dan KDKMP telah mendorong lahirnya berbagai desa tematik, seperti desa melon, desa jagung, desa beras, desa nila, desa ayam pedaging dan desa ayam petelur," kata Yandri.

Ia menambahkan, sejumlah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) juga mulai menjalin kerja sama sebagai mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bersama Badan Gizi Nasional (BGN).

Menurut Yandri, pelaksanaan kedua program tersebut juga dinilai mempermudah masyarakat desa dalam memperoleh akses terhadap makanan bergizi, termasuk telur dan daging ayam.

"Semenjak ada MBG, Alhamdulillah, mereka merasakan manfaatnya. Termasuk tadi lahir pusat-pusat pertumbuhan ekonomi yang baru. Nah, termasuk juga tadi Koperasi Desa Merah Putih," ujar dia.

Yandri menyebut seluruh asosiasi desa yang hadir dalam pertemuan tersebut menyatakan kesiapan untuk ikut mengawal pelaksanaan Program MBG dan KDKMP.

Selain itu, Yandri mengatakan 20 persen sisa hasil usaha koperasi direncanakan menjadi pendapatan asli desa, sedangkan 80 persen lainnya dikembalikan kepada masyarakat desa.

"Dan termasuk akan mengurangi pengangguran di desa karena tenaga kerja yang akan bekerja di Kopdes itu diambil dari desa setempat,” kata Yandri.

Sementara itu, Ketua PAPDESI Wargiyati yang mewakili 10 asosiasi desa menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan kedua program tersebut.
Menurutnya, Program MBG telah membantu masyarakat desa sekaligus membuka peluang kerja melalui keterlibatan warga sebagai relawan dan mendorong terbentuknya rantai pasok bahan baku di desa.

"Kami Asosiasi Desa mendukung penuh program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai lokomotif penggerak ekonomi desa, membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan keluarga dan menuntaskan angka kemiskinan," kata Wargiyati.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.