Kebakaran di Duren Sawit Hanguskan Dua Warung dan Satu Rumah, Kerugian Capai Rp200 Juta
Dian Anditya Mutiara June 24, 2026 10:35 AM

 

WARTAKOTALIVE.COM, DUREN SAWIT - Dua warung klontong dan satu rumah warga di Jalan Laut Banda, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur hangus terbakar, Rabu (24/6/2026) dini hari.

Kobaran api yang terus membesar membuat warga sekitar panik dan pemilik bangunan hanya bisa memandangi amukan si jago merah.

Material bangunan yang mudah terbakar ditambah adanya penjualan bensin eceran, membuat api dengan cepat merambat.

Warga sekitar sudah berupaya agar api tidak menjalar ke bangunan lain, tapi tak membuahkan hasil karena terus membesar dan merambat ke bangunan lain.

Pemilik warung, Badriah mengaku saat itu dirinya sedang tidur dan mendengar suara teriakan kebakaran dari luar rumah.

Baca juga: Penyebab Kebakaran di Jatibaru Cideng Jakarta Pusat Diduga Kompor Gas yang Meledak, 1 Lansia Tewas

"Saya bangunin suami, pah ada suara apa itu, kaya peletek-peletek gitu, saya buka pintu warung sudah besar di situ lagi pada nyiramin," kata Badriah sambil menunjuk ke sumber api, Rabu.

Menurutnya, warung di sebelah sama seperti dirinya menjual sembako, bensin, gas dan bahan yang mudah terbakar lainnya.

Warung tersebut milik Turiah dan ia hanya berhasil selamatkan barang berharga seperti dokumen penting dan kendaraan roda dua.

"Isi warung enggak sempat, mau masuk asap sudah tebal di dalam. Sudah sesak juga saya, saya cuma pegang HP saja," jelas Badriah.

Selain warung, rumah milik Badriah juga terbakar termasuk uang hasil jualan selama sebulan ini ikut dilahap si jago merah.

Baca juga: Ratusan Penyintas Kebakaran Pasar Jiung Bertahan di Pengungsian, Bantuan Darurat Terus Mengalir

Ia bersyukur, keluarganya selamat dalam peristiwa kebakaran tersebut karena sempat terdengar suara ledakan.

"Kalau warung sebelah mah kosong tidak ada yang tinggal menginap, kalau sudah tutup pulang," imbuhnya.

Sementara itu, Kasie Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Abdul Wahid melanjutkan, sekira delapan kepala keluarga dengan total 18 selamat dari insiden tersebut.

"Kerugian diperkirakan sekira Rp 200 juta. Penyebabnya diduga karena korsleting listrik," jelasnya.

Abdul menambakan, pihaknya mengerahkan sekira 14 unit mobil pemadam ke lokasi dengan total personel 70 orang.

Pihaknya memulai pemadaman sekira pukul 03.44 WIB dan selesai sekira pukul 05.32 WIB.

"Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa ini," tandasnya. (m26)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.