Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Aksi pembegalan terjadi di Desa Talang Empat, Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah, Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 05.45 WIB.
Korban bernama Zaleka (44) kehilangan sepeda motor Honda Beat warna merah hitam dengan nomor polisi BD 3873 YM setelah dirampas oleh tiga pelaku yang menggunakan dua sepeda motor.
Kepala Dusun 3 Desa Talang Empat, Sultan Iradat, membenarkan peristiwa tersebut.
"Ya benar sekali terjadi pembegalan di Desa Talang Empat, Kecamatan Karang Tinggi, Bengkulu Tengah sekitar jam 05.45 WIB," kata Sultan Iradat, Rabu (24/6/2026).
Kronologi Kejadian
Ia menjelaskan, korban yang merupakan warga asli Desa Talang Empat saat itu berangkat dari Desa Jum'at, Kecamatan Talang Empat, menuju tempat kerjanya di PT Agri Andalas yang berada di Desa Ujung Karang.
Namun, seperti biasanya, korban terlebih dahulu singgah ke rumah keluarganya di Desa Talang Empat untuk bersiap sebelum bekerja.
Saat tiba di depan rumah dan hendak menyeberang jalan, korban menghentikan sepeda motornya di pinggir jalan karena posisi rumah berada di seberang jalan.
"Karena rumahnya berada di sebelah kanan jalan, saat akan menyebrang jalan dan motornya berhenti, langsung dibegal, direbut dari tangan," ujar Sultan.
Menurutnya, pelaku berjumlah tiga orang laki-laki yang datang menggunakan dua unit sepeda motor.
Sebelum kejadian, korban mengaku telah merasa diikuti oleh para pelaku sejak melintas di kawasan jembatan Desa Taba Terunjam.
"Korban memang telah merasa diikuti dari jembatan di Desa Taba Terunjam sampai ke lokasi kejadian, jaraknya sekitar satu kilometer," ungkapnya.
Saat motor dirampas, korban sempat berusaha mempertahankan kendaraannya.
Namun, pelaku mendorong korban hingga motor berhasil dibawa kabur.
"Korban didorong, tapi tidak jatuh. Hanya terdorong sedikit saja, namun motornya lepas," jelas Sultan.
Korban sempat berteriak menolak para pelaku yang ingin merampas sepeda motornya.
"Ibu itu teriak, 'Kenapa mengambil motor aku? Kenapa ambil motor aku?' Tapi pelaku tidak menjawab dan langsung kabur ke arah Kabupaten Kepahiang," katanya.
Proses Penyelidikan
Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan satu unit sepeda motor Honda Beat merah hitam BD 3873 YM.
Saat ini korban telah melaporkan kasus tersebut ke Polres Bengkulu Tengah dan sedang dimintai keterangan oleh penyidik Satreskrim untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Polisi masih melakukan pendalaman guna mengungkap identitas para pelaku dan menelusuri keberadaan kendaraan yang dibawa kabur.