Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Yulianus Magai
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Pemerintah Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat Daya, meraih penghargaan Terbaik I kategori Penurunan Tingkat Pengangguran pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Papua Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia bersama Tribun Network.
Penghargaan diserahkan pada momen malam penganugerahan yang berlangsung di Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Senin (22/6/2026) malam.
Ajang penghargaan ini menjadi salah satu forum bergengsi bagi pemerintah daerah di Tanah Papua karena dihadiri para kepala daerah dari seluruh wilayah Papua Raya, mulai dari gubernur, bupati, hingga wali kota. Selain itu, hadir pula perwakilan Kementerian Dalam Negeri, jajaran Tribun Network, pimpinan organisasi perangkat daerah, unsur Forkopimda, akademisi, tokoh masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan pembangunan di Papua.
Baca juga: Kesbangpol Mimika Rangkul Ratusan Warga Cegah Intoleransi dan Radikalisme
Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi, tata kelola pemerintahan yang baik, serta program-program pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Mengusung tema "Mengapresiasi, Menginspirasi, dan Menggerakkan", ajang ini menjadi wadah untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik antar pemerintah daerah dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di wilayah Papua.
Dalam kategori Penurunan Tingkat Pengangguran, Kabupaten Tambrauw berhasil menempati posisi Terbaik I setelah dinilai mampu menghadirkan berbagai kebijakan strategis yang membuka lapangan kerja bagi masyarakat serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Bupati Tambrauw, Yeskiel Yesnath, mengaku bersyukur atas penghargaan yang diterima daerahnya. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh masyarakat dan jajaran pemerintah daerah dalam mengelola potensi daerah secara berkelanjutan.
Baca juga: Pertamina Patra Niaga Papua Maluku Salurkan Santunan untuk 5 Panti Asuhan
"Puji Tuhan, hari ini Kabupaten Tambrauw mendapat penghargaan Terbaik I dalam kategori penurunan tingkat pengangguran. Penghargaan ini bukan hanya milik pemerintah daerah, tetapi juga seluruh masyarakat Tambrauw yang selama ini turut mendukung berbagai program pembangunan," kata Yeskiel kepada Tribun-Papua.com usai menerima penghargaan.
Ia menjelaskan, Kabupaten Tambrauw memiliki tantangan yang cukup besar dalam pembangunan ekonomi karena sekitar 80 persen wilayahnya merupakan kawasan konservasi yang terdiri dari hutan lindung dan kawasan pelestarian alam.
Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah harus mencari strategi pembangunan yang tidak merusak lingkungan tetapi tetap mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Wilayah kami sebagian besar adalah kawasan konservasi sehingga tidak semua sektor bisa dikembangkan secara bebas. Karena itu kami memilih mengoptimalkan sektor yang sesuai dengan karakteristik daerah seperti pariwisata, perikanan, kelautan, dan pengelolaan hasil hutan non-kayu," ujarnya.
Baca juga: Kapolres Keerom Tegaskan Komitmen Pelayanan Polri di Usia ke-80
Menurut Yeskiel, sektor pariwisata menjadi salah satu andalan Kabupaten Tambrauw dalam menciptakan lapangan kerja. Daerah yang dikenal memiliki kekayaan alam dan keanekaragaman hayati tinggi itu terus mengembangkan potensi wisata berbasis alam dan budaya masyarakat adat.
Pemerintah daerah juga secara rutin mengalokasikan anggaran melalui APBD untuk meningkatkan kapasitas generasi muda melalui berbagai pelatihan.
"Kami melatih anak-anak muda menjadi pemandu wisata, pengelola destinasi wisata, hingga pelaku usaha ekonomi kreatif. Dengan begitu mereka tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru di kampung-kampung mereka," katanya.
Selain sektor pariwisata, sektor perikanan dan kelautan juga menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Tambrauw, terutama di wilayah pesisir.
Baca juga: Pemkab Keerom Alokasikan Rp1 Miliar untuk Bantu Gereja Katolik Timika
Untuk mendukung sektor tersebut, pemerintah daerah setiap tahun mengalokasikan anggaran guna membantu nelayan melalui penyediaan perahu, mesin tempel, alat tangkap, serta program pemberdayaan ekonomi lainnya.
"Kami melihat sektor perikanan dan kelautan memiliki potensi besar untuk menyerap tenaga kerja. Karena itu pemerintah terus memberikan dukungan agar masyarakat dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan mereka," ujarnya.
Yeskiel mengatakan keberhasilan menekan angka pengangguran tidak hanya bergantung pada program pemerintah, tetapi juga perubahan pola pikir masyarakat, khususnya generasi muda.
Menurutnya, masih banyak lulusan sekolah dan perguruan tinggi yang menganggap pekerjaan sebagai ASN merupakan satu-satunya pilihan masa depan.
Padahal, berbagai sektor produktif yang tersedia di daerah memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan.
Baca juga: Berlayar dari Merauke Besok Pagi, Cek Jadwal Kapal Pelni KM Tatamailau 23 Juni hingga 4 Juli 2026
"Tantangan terbesar kami adalah mengubah pola pikir masyarakat. Kami ingin generasi muda memahami bahwa kesuksesan tidak hanya diukur dari menjadi ASN. Banyak peluang yang bisa dikembangkan melalui sektor pariwisata, perikanan, pertanian, perkebunan maupun usaha kreatif lainnya," katanya.
Ia berharap penghargaan yang diterima Kabupaten Tambrauw dapat menjadi motivasi untuk terus menghadirkan program-program pembangunan yang berpihak kepada masyarakat serta membuka lebih banyak lapangan kerja bagi generasi muda.
"Kami akan terus bekerja keras agar potensi daerah dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berinovasi dalam pembangunan daerah," tuturnya.
Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Papua Tahun 2026 memberikan penghargaan dalam empat kategori utama, yakni Penurunan Tingkat Pengangguran, Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting, Pengendalian Inflasi, serta Creative Financing.
Melalui ajang tersebut, Kemendagri bersama Tribun Network berharap pemerintah daerah di Papua Raya terus menghadirkan inovasi dan terobosan yang mampu mempercepat pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara merata di seluruh Tanah Papua.(*)